Aduh Biyung... Harga Tahu, Tempe dan Telur Makin Mahal

ADVERTISEMENT

Aduh Biyung... Harga Tahu, Tempe dan Telur Makin Mahal

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 14:11 WIB
Tahu tempe
Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi 5,42% periode November 2022 secara year on year atau tahunan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menjelaskan tahu, tempe dan telur ayam ras juga menjadi komoditas penyumbang inflasi.

Setianto menjelaskan untuk tahu dan tempe kenaikannya disebabkan karena stok kedelai dalam negeri yang menipis sedangkan impor kedelai melambat ini informasi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Kementerian Pertanian.

"Untuk kedelai impor mengalami tren kenaikan harga sejak September 2022," kata dia dalam konferensi pers, Kamis (1/12/2022).

Dia menambahkan untuk telur ayam ras juga memberikan andil ke inflasi pada November 2022.

"Kenaikan telur ayam ras ini karena afkir dini dan peningkatan permintaan pada november 2022 ini," ujarnya.

Sementara inflasi dari bulan ke bulan, November 2022 ini yaitu sebesar 0,09%.

"Komoditas penyumbang inflasi tertinggi yoy ada komoditas bensin bahan bakar RT. Rokok beras, telur ayam ras, tarif angkutan dalam kota. Ini komoditas penyumbang inflasi tertinggi yoy," ujarnya.

Simak juga Video: Jerit Pembuat Tahu-Tempe di Bali Saat Harga Kedelai Meroket

[Gambas:Video 20detik]



(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT