Pemerintah Tuding Pedagang Mainkan Harga Beras

Pemerintah Tuding Pedagang Mainkan Harga Beras

- detikFinance
Rabu, 26 Jul 2006 16:04 WIB
Jakarta - Departemen Perdagangan (Depdag) mensinyalir adanya permainan dalam penentuan harga beras di tingkat pedagang.Permainan yang dilakukan pedagang ini diduga hampir setiap hari dilakukan sehingga terjadi fluktuasi beras yang tidak menentu."Ada beras tertentu yang harusnya naik, tapi tiba-tiba besok diturunkan lagi, ini jelas ada permainan. Artinya ada pedagang yang coba menaikkan harga, tapi ketika tidak ada yang membeli diturunkan lagi," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Depdag Ardiansyah Parman.Hal itu disampaikan Ardiansyah di sela acara rakor Depdag yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (26/7/2006).Rata-rata harga beras nasional saat ini, menurut Ardiansyah, telah naik 4 persen. Sedangkan yang terparah terjadi di Pekanbaru yang naik hingga 27 persen.Ardiansyah juga mengakui, masuknya musim kemarau memang bisa mengakibatkan kenaikan harga beras. Namun jika persediaan beras cukup, hal tersebut tidak perlu terjadi.Untuk mengatasi masalah beras ini, lanjut Ardiansyah, akan ada koordinasi di bawah Kantor Menko Perekonomian dalam mengambil langkah mengatasi kecenderungan harga yang terus meningkat.Menurut Ardiansyah, Bulog juga harus bergerak cepat melakukan operasi pasar (OP) jika melihat harga di pasar sudah melebihi 15 persen selama 3 bulan berturut-turut."Saya sudah bilang ke Bulog tidak butuh lagi surat-surat Depdag untuk melakukan OP. Itu otomatis, jika harga naik 15 persen selama 3 bulan berturut-turut, lakukan OP segera, tidak perlu menunggu surat dari gubernur, jadi tidak usah surat-suratan," tegas Ardiansyah.Menurut Ardiansyah, Bulog sudah cukup tahu tentang mekanisme ini. Apalagi Bulog sebagai stabilisator harga sebaiknya melakukan tugasnya mengembalikan harga beras ke tingkat wajar. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads