12 Pembangkit PLN Tidak Beroperasi
Rabu, 26 Jul 2006 17:46 WIB
Jakarta - Sebanyak 12 pembangkit milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat ini tidak beroperasi karena sedang dilakukan pemeliharaan rutin tahunan.Namun tidak beroperasinya ke-12 pembangkit ini, tidak mempengaruhi pasokan listrik interkoneksi Jawa-Bali."Pasokan listrik saat ini sudah aman, PLTGU Muara Tawar pada pukul 09.42 WIB hari ini sudah mulai beroperasi satu unit," kata Juru Bicara PLN, Muljo Adji.Hal itu diungkapkan Muljo disela acara perkenalan pengurus International Council on Large Electric Sysytem (CIGRE), di Kantor Indonesia Power, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (26/7/2006). Muljo menjelaskan, kebutuhan listrik Jawa-Bali pada beban puncak mencapai 14.405 mega watt (MW). Sedangkan jika dihitung dengan jumlah cadangan mencapai 15.800 MW."Jadi kita masih ada sisa cadangan sehingga pasokan Jawa-Bali aman," tukasnya.Muljo mengungkapkan ke-12 unit yang mengalami perbaikan tersebut antara lain PLTU Suralaya, PLTGU Tanjung Priok, PLTU Muara Karang. Total yang mengalami perbaikan ini sebanyak 1.786 MW.Menurut Muljo, perbaikan ini adalah rutinitas yang dilakukan PLN tiap tahun. Saat ini terdapat 223 unit pembangkit di Jawa-Bali. Setiap tahun seluruh pembangkit di Jawa-Bali itu harus melakukan maintenance. "Jika dihitung 223 dibagi 12 bulan itu artinya 10-15 unit pembangkit harus overhaul tiap bulan. Sehingga akan shut down selama sebulan penuh," jelas Muljo.
(ir/)











































