10 BLT dan Bansos Bakal Cair Desember Ini, Segera Cek Penerima

ADVERTISEMENT

10 BLT dan Bansos Bakal Cair Desember Ini, Segera Cek Penerima

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 06 Des 2022 16:50 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi Penerima Bansos/Foto: Dok.detikfinace
Jakarta -

Sejumlah bantuan sosial (bansos) direncanakan kembali disalurkan atau cair pada Desember 2022 ini. Adapun bansos tersebut diberikan pemerintah baik dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) ataupun lainnya.

Lantas bansos apa saja yang akan cair pada Desember ini? Dirangkum detikcom, berikut daftarnya:

1. BLT Subsidi Upah

BLT selanjutnya yang juga banyak diburu masyarakat adalah Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022. Jumlah dana BLT Subsidi upah ini juga sebesar Rp 600 per penerima manfaat. BLT Ini khusus diperuntukkan bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta/bulan atau disesuaikan dengan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) atau kabupaten/kota.

Program BLT yang dikelola oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini, dijadwalkan cair selama bulan september 2022.

2. BLT BBM

Pemerintah akan kembali menyalurkan BLT BBM pada Desember 2022. Saat ini, realisasi penyaluran BLT BBM baru setengah dari alokasi anggaran. Adapun jumlah dana BLT BBM yang akan dicairkan adalah Rp 600 ribu per penerima manfaat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, alokasi anggaran untuk BLT BBM sebesar Rp 12,4 triliun. Hingga akhir Oktober 2022 sudah terealisasi Rp 6,21 triliun. Sri Mulyani mengatakan, model penyaluran setengah alokasi anggaran ini memang disengaja Kementerian Sosial. Sisa alokasi BLT BBM akan dibayarkan pada Desember 2022.

"Ini sekarang sudah direalisir Rp 6,21 triliun karena memang Kementerian Sosial sengaja membayarkannya separuh dulu dan nanti separuh akan mulai dibayarkan pada bulan Desember ini," katanya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Kamis (24/11/2022).

3. Program Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja adalah program bantuan pelatihan yang diberikan kepada pencari kerja, pekerja/buruh terkenda PHK, atau pengusaha kecil yang terdampak pandemi COVID-19. Hingga tahun 2022 ini, program kartu prakerja telah berjalan selama 45 gelombang. Program ini masih akan terus berjalan.

Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai penerima kartu prakerja akan mendapatkan bantuan total sebesar Rp 3,5 juta. Angka ini terbagi menjadi Rp 1 juta untuk biaya pelatihan dan insentif sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 4 bulan, serta Rp 150 ribu insentif survey kebekerjaan pasca mengikuti pelatihan.

Untuk mengikuti program kartu prakerja, peserta bisa mendaftar melalui website resmi prakerja diwww.prakerja.go.id.

4. BLT UMKM

Jenis BLT yang cair tahun 2022 selanjutnya adalah BLT UMKM. Ini adalah program bantuan langsung tunai dari pemerintah untuk pelaku Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM).

Diperuntukkan kepada 12 juta pelaku usaha, program ini juga merupakan langkah pemerintah dalam menekan dampak kenaikan harga BBM. Besaran nilai BLT UMKM yang akan dicairkan adalah sebesar Rp 600 ribu. Untuk mengeceknya bisa dilakukan melalui linkeform.bri.co.iddan BNIbanpresbpum.id.

5. Bantuan Pokok Non Tunai (BPNT)

Bantuan Pokok Non Tunai (BPNT) adalah bantuan pangan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat miskin berupa Kartu Keluarga Sejahtera. Nantinya kartu ini dapat digunakan untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari di e-warong terdekat.

Mekanisme penyaluran ini dilakukan secara non-tunai melalui sistem perbankan. Adapun nilai bantuan ini sebesar Rp 200 ribu per bulan per KPM (Keluarga Penerima Manfaat).

Dana ini tidak dapat diambil tunai. Apabila tidak digunakan bantuan ini akan tetap tersimpan dan diakumulasi. Untuk mengecek data penerima manfaat Bansos BPNT bisa dilakukan melalui websitecekbansos.kemensos.go.id.

6. Bansos PBI JK

Bansos PBI JK adalah singkatan dari Bantuan Sosial Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan. Bansos ini adalah batuan yang diberikan pemerintah di bidang kesehatan.

Nantinya penerima bansos PBI JK akan mendapatkan bantuan berupa layanan BPJS Kesehatan secara percuma. Pemerintah yang akan membayarkan Iuran BPJS Kesehatan tersebut. Mereka yang berhak mendapatkan bansos PBI JK ini haruslah termasuk dalam kriteria masyarakat miskin dan tidak mampu yang divalidasi melalui kementrian sosial.

7. BLT Dana Desa

BLT Dana Desa adalah salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi COVID-19. Hingga September ini, BLT Dana Desa masih terus dicairkan oleh pemerintah.

Adapun jumlah dana BLT yang cair adalah sebesar Rp 300 ribu per bulan selama setahun. Target utama dari BLT ini adalah masyarakat desa yang termasuk dalam kategori keluarga miskin dan kurang mampu, kehilangan pekerjaan akibat pandemi COVID-19, dan belum menerima bantuan pemerintah lainnya.

Untuk mengecek penerima dana BLT Dana Desa ini bisa dilakukan melalui websitesid.kemendesa.go.id

8. BLT anak yatim piatu

Salah satu BLT yang akan cair Desember 2022 ini yaitu BLT anak yatim piatu. Hal ini diumumkan langsung oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Presiden Joko Widodo.

Risma, sapaan akrab Tri Rismaharini, menjelaskan Kementerian Sosial (Kemensos) sudah mengantongi database 900.000 lebih anak yatim piatu sebagai penerima BLT. BLT tersebut mulai diberikan pada Desember dengan jumlah Rp 200.000 per orang. Risma tak merinci bantuan ini akan diberikan dalam sekali atau dicicil. Targetnya ada sekitar 946.863 orang anak yatim piatu yang bakal mendapatkan BLT tersebut.

"Jadi, kami akan serahkan (BLT) kurang lebih sekitar targetnya anak yatim piatu 946.863 anak, per anak 200 ribu per bulan," ungkap Risma dalam konferensi pers bantuan sosial BBM dengan Presiden Joko Widodo, Jumat (16/9/2022).

9. Bansos orang lanjut usia (lansia)

BLT lansia diberikan bagi mereka yang berusia di atas 80 tahun dan tidak ada lagi yang merawat. Menurut Risma ada 334.011 jiwa lansia di atas 80 tahun yang hidup sendirian akan mendapatkan BLT.

Pemberian bantuan dilakukan secara harian, BLT diberikan dalam bentuk makanan sehari-hari. BLT ini akan diberikan secara dititipkan kepada ketua RT/RW di tiap daerah. Nantinya, Risma akan meminta ketua RT/RW untuk menyalurkan bantuan tersebut setiap hari.

"Jumlahnya, ada 334.011 jiwa. Itu kita berikan makanan tiap hari, uangnya akan dititipkan ke Pak RT atau Pak RW untuk mereka setiap hari berikan makanan untuk lansia yang dia tak berdaya dan dia tak ada keluarganya," ungkap Risma.

10. BLT penyandang disabilitas

Penyandang disabilitas yang menerima BLT jumlahnya ada sekitar 98.934 orang. BLT akan diberikan per Desember, kira-kira dalam seharinya mereka akan mendapatkan bantuan setara dengan uang sebesar Rp 21.000.

Agar program BLT tersebut lancar, Kemensos sudah mengantongi dana tambahan dari Kementerian Keuangan sebesar Rp 400 miliar. "Kami juga dapat tambahan anggaran dari Kemenkeu sebesar Rp 400 miliar sekian, nah itu akan digunakan untuk bulan Desember," kata Risma.

Simak juga Video: BLT BBM Sudah Tersalurkan ke 12,7 Juta Penerima!

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT