Sri Mulyani Puji Basuki: Rambut Putih-Kulit Berkerut, Tiap Detik Mikirin Rakyat

ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Puji Basuki: Rambut Putih-Kulit Berkerut, Tiap Detik Mikirin Rakyat

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 07 Des 2022 11:45 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menggunakan mobil golf, Kamis (23/11/2017). Basuki yang menjadi sopirnya.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri serah terima hibah Barang Milik Negara (BMN) Kementerian PUPR Tahap II kepada Pemerintah Daerah (Pemda), Yayasan dan Perguruan Tinggi, serta alih status penggunaan BMN kepada Kementerian/Lembaga (K/L) di Kementerian PUPR.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani banyak memuji Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Tampilan Basuki yang berambut putih dan memiliki kerutan wajah dinilai sebagai bukti setiap waktu memikirkan rakyat.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Bas yang luar biasa sebagai pimpinan dan Menteri PUPR, yang kalau dilihat dari rambutnya menurut Bapak Presiden itu berarti setiap detik memikirkan rakyat, karena rambutnya putih dan kulitnya berkerut," kata Sri Mulyani dikutip dari YouTube Kementerian Keuangan, Rabu (7/12/2022).

"Terima kasih Pak Bas atas seluruh dedikasi dan terus menjaga dan men-deliver pembangunan, atau melaksanakan dan membangun, serta tidak henti-hentinya mengkomunikasikan kepada publik," tambahnya.

Sri Mulyani juga memuji Kementerian PUPR yang terus membangun infrastruktur BMN yang sangat dibutuhkan masyarakat dan perekonomian. Dalam prosesnya, Basuki disebut langsung turun lapangan.

"Bapak Presiden sering pergi ke berbagai proyek. Setiap Sabtu Pak Bas itu nggak pernah di rumah, selalu lihat proyek. Saya bilang nggak cuma Satkernya yang jadi Pimpro-nya, sampai Menteri PUPR dan Presiden itu merangkap Pimpro karena melihati benar," ucapnya.

Sebagai penutup, Sri Mulyani diminta menyanyikan lagu Always Somewhere yang dipopulerkan oleh Scorpions. Sementara Basuki mengiringinya dengan drum.

BMN yang Diserahterimakan Kementerian PUPR

Nilai BMN Kementerian PUPR yang diserahterimakan pada tahap II ini sebesar Rp 17,61 triliun, terdiri dari BMN yang dihibahkan sebesar Rp 16,29 triliun dan BMN yang dialihstatuskan penggunaannya sebesar Rp 1,32 triliun.

Rinciannya, BMN yang diserahterimakan merupakan infrastruktur yang telah selesai dibangun oleh Ditjen Sumber Daya Air sebesar Rp 145,15 miliar, Ditjen Bina Marga sebesar Rp 1,83 triliun, Ditjen Cipta Karya sebesar Rp 13,21 triliun, dan Ditjen Perumahan sebesar Rp 2,42 triliun.

"Serah terima BMN kategori alih fungsi penggunaan diberikan kepada 3 Kementerian/ Lembaga, sedangkan kategori hibah diberikan kepada 4 Pemerintah Provinsi, 30 Pemerintah Kabupaten/Kota, 1 Yayasan, dan 1 Perguruan Tinggi," kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah.

Penyerahan BMN berupa infrastruktur yang telah dibangun oleh Kementerian PUPR diharapkan dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat. Melalui mekanisme hibah BMN, diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kementerian PUPR juga melakukan pengalihan status penggunaan BMN kepada Kementerian Pertahanan, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Alih status dilaksanakan agar BMN digunakan secara optimal untuk penyelenggaraan pemerintah pusat, khususnya oleh K/L yang membutuhkan serta untuk efisiensi pembiayaan dari APBN.

Simak juga Video: 'Rambut Putih' Disinggung Saat Menteri Basuki Rapat dengan Komisi V DPR

[Gambas:Video 20detik]



(aid/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT