Ekonomi RI Kuartal IV-2022 Diprediksi Bisa Tumbuh di Bawah 5%

ADVERTISEMENT

Ekonomi RI Kuartal IV-2022 Diprediksi Bisa Tumbuh di Bawah 5%

Achmad Dwi Afriyadi, Shafira Cendra Arini - detikFinance
Kamis, 08 Des 2022 22:48 WIB
Bank Dunia memprediksi laju pertumbuhan ekonomi RI tumbuh 4,4% di tahun 2021. Hal itu didasarkan pada peluncuran vaksin yang efektif pada kuartal pertama 2021.
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi kuartal IV diperkirakan berada di angka 5% atau mungkin di bawahnya. Di sisi lain, pemerintah tengah berupaya mengantisipasi dampak pelemahan ekonomi global.

"Kita lagi estimasi (pertumbuhan ekonomi kuartal IV), tapi kurang lebih mungkin di sekitar 5% atau sedikit di bawah 5," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu usai rapat di DPR, Jakarta, Kamis (8/12/2022).

Dia menjelaskan, kuartal IV memang menantang. Hal ini berbeda dengan kuartal III di mana kinerja perekonomian sangat baik.

"Di sisi lain kita sudah melihat tanda-tanda bahwa kita harus antisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi global, dan juga lakukan langkah-langkah supaya kita bisa meminimalisir dampaknya bagi pertumbuhan ekonomi kita," katanya.

Meski demikian, dia memperkirakan, secara keseluruhan di tahun 2022, pertumbuhan ekonomi di angka 5,2% atau bahkan bisa lebih tinggi sedikit di atas angka tersebut.

"Jadi relatif untuk 2022 cukup solid, tantangan kita yang sedang disiapkan justru adalah 2023. Kita berharap kita bisa terus mengantisipasi dan melakukan kebijakan-kebijakan yang kondusif untuk perekonomian kita," terangnya.

Sementara, untuk defisit anggaran, ia melihat ada peluang besar di bawah 3%. Proyeksi terakhir di bulan Juli, defisit anggaran 2022 diperkirakan 3,92%.

"Poyeksi terakhir akhir Juli itu kan 3,92%. Saat ini kita melihat sangat besar peluang defisitnya bisa di bawah 3," katanya.

(acd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT