Dirut: Bisnis TNI Tidak ke PPA

Dirut: Bisnis TNI Tidak ke PPA

- detikFinance
Senin, 31 Jul 2006 15:45 WIB
Jakarta - Pengalihan pengelolaan bisnis TNI ke PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) tidak bisa diwujudkan. Pasalnya, PPA dibentuk hanya untuk mengurus aset-aset eks BPPN.Hal tersebut ditegaskan Dirut PPA M Syahrial di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (31/7/2006)."Aset TNI kayaknya bukan kita, sudah pasti menunggu keputusan yang ada.Kayaknya sih tidak ke PPA, itu saja deh signalnya. PPA kan memang khususuntuk aset-aset eks BPPN saja" ujar Syahrial.Sebelumnya, Menhan Juwono Sudarsono mengungkapkan bahwa Dephan tengah menggodok dua alternatif pengelolaan bisnis TNI. Ada dua alternatif pengelolaan bisnis TNI. Pertama, membentuk Badan Pengelola transformasi bisnis TNI. Kedua, diserahkan ke PPA. Masalah ini rencananya akan diputuskan 16 Agustus mendatang.Aset PPAMengenai aset properti yang dikelola PPA, penetapan nilai asetnya saat ini masih menunggu tanda tangan Menteri Keuangan KMK-nya. Ada sekitar 600 aset yang siap dijual tahun ini."Kita tawarkan (tahun ini) tapi laku atau tidak mohon doa dari teman-teman," ujar Syahrial.Untuk aset kelolaan yang lain, khususnya aset Group Texmaco, lanjut Syahrial, harus melalui penilaian BPKP terlebih dahulu. "Yang lain menyusul kan kalau aset Texmaco itu harus di-review dulu oleh BPKP," ujarnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads