Bappenas Dapat Dana Nganggur Rp 2 Triliun
Rabu, 02 Agu 2006 12:37 WIB
Jakarta - Hasil penyisiran Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) terhadap dana yang menganggur di kantor kementerian, lembaga atau departemen hingga saat ini telah mencapai Rp 2 triliun.Dana tersebut adalah anggaran yang tidak terserap atau tidak dapat dilaksanakan pada tahun 2006. Dana menganggur ini akan digunakan untuk menutup defisit APBN 2006 yang diperkirakan mencapai 1,2 persen dari PDB atau Rp 37,5 triliun."Penyisiran itu basisnya adalah angka yang di-exercise kementerian atau lembaga itu sendiri, dan itu sudah selesai, yang kita dapatkan Rp 2 trilun," kata Sekretaris Menneg PPN/Bappenas Syahrial Lutan.Hal itu disampaikan Syahrial di sela-sela acara seminar rencana strategis Badan Pusat Statistik (BPS) di Gedung BPS, Jalan Dr Soetomo, Jakarta, Rabu (2/8/2006).Bappenas menargetkan penyisiran dana tersebut mencapai Rp 6-7 triliun. Syahrial optimistis angka tersebut dapat tercapai karena penyerapan dari anggaran kementerian dan lembaga banyak yang tidak sampai 100 persen."Berdasarkan historical record data-data tahun kemarin, itu rata-rata penyerapan sekitar 90 persen, sehingga ada saving 10 persen, maka angka Rp 7 triliun bisa didapat," tutur Syahrial.Penyerapan yang tidak maksimal 100 persen ini sudah terlihat dari penyerapan anggaran pemerintah secara keseluruhan pada semester I-2006 yang hanya mencapai sekitar 30 persen.
(ir/)











































