Upaya Sinar Mas Edukasi Pengendalian Karhutla Sejak Dini

ADVERTISEMENT

Upaya Sinar Mas Edukasi Pengendalian Karhutla Sejak Dini

Sponsored - detikFinance
Jumat, 30 Des 2022 15:21 WIB
Sinar Mas
Simulasi pemadaman oleh regu pemadam kebakaran PT Arara Abadi saat berkunjung ke SMAN 2 Siak (14/12)/Foto: Dok. Sinar Mas
Jakarta -

Kebakaran hutan dan lahan gambut merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling lama di Indonesia. Sepanjang tahun 2022, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak ada 3.461 bencana terjadi di seluruh Tanah Air, 250 peristiwa di antaranya merupakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Upaya lintas pihak untuk menanggulangi bencana tersebut dengan bergotong-royong pun mulai menunjukkan hasil. Luas keseluruhan lahan yang terbakar pada tahun ini tercatat menurun hingga 154.180 hektare atau 42,96 persen dibandingkan periode tahun 2021.

"Keberhasilan pengendalian karhutla di tahun 2022 bukan tanpa usaha, tapi dengan kerja keras kita semua. Alhamdulillah Indonesia dalam tiga tahun terakhir bebas bencana asap," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Dalam Rapat Koordinasi Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan dan Antisipasi Musim Kemarau 2023, Rabu (28/12), Siti Nurbaya berterima kasih pada semua tim kerja. Menurutnya, proses untuk sampai ke pencegahan permanen sebagaimana perintah Bapak Presiden Joko Widodo sudah terlihat.

Pendekatan Sejak Dini

Perusahaan yang berbasis pengelolaan lahan tentu tak ketinggalan mengatasi masalah karhutla. Terlebih dalam menyongsong kemarau yang tak lama lagi hadir di tahun 2023.

Pilar bisnis Sinar Mas pun demikian. Asia Pulp & Paper Sinar Mas (APP Sinar Mas) melakukan salah satu upaya penanggulangan melalui sosialisasi kepada kalangan pelajar yang melibatkan perusahaan dan mitra usahanya, menggandeng lembaga pendidikan, hingga media massa. Adapun edukasi dan sosialisasi pencegahan serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini berlangsung ke berbagai perguruan tinggi juga sekolah.

APP Sinar Mas sejak Juli 2022 telah melakukan safari ke sekolah menengah dan perguruan tinggi. Salah satunya yang dilakukan PT Arara Abadi-Riau beserta mitra pemasoknya di Riau yang menyapa siswa SMA Negeri 1 Pekanbaru, SMA Negeri 2 Dumai, SMA Negeri 2 Siak, dan para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau.

Sementara itu, PT Wirakarya Sakti beserta mitra pemasoknya di Jambi tak hanya melakukan edukasi ke beberapa sekolah. Tapi juga menyambangi sejumlah pesantren dan madrasah. Beberapa sekolah yang dikunjungi antara lain SMAN 7 Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), SMPN 12 Tanjabbar, MTSN Al Musthofa Tsani, SMAN 10 Tanjabbar, SMAN 11 Tanjabbar, SMPN 26 Batanghari, Ponpes Chairul Umam Tanjabbar, MA Sabilul Muttaqin Tanjabbar, SMAN 10 Tanjung Jabung Timur, SMKN 10 Tebo, SMPN 10 Tanjabbar, SMAN 12 Tanjabbar, SMKN 3 Tebo, hingga ke Universitas Jambi.

Selain itu, pada Rabu (7/12) lalu mitra pemasok APP Sinar Mas di Sumatera Selatan menerima kunjungan mahasiswa dan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB). Salah satunya ke fasilitas fire management untuk mengetahui strategi penanggulangan kebakaran hutan terpadu yang dilakukan perusahaan.

"Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya APP Sinar Mas mendukung pemerintah untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pencegahan dan bahaya karhutla," ungkap Direktur APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata.

Menurut Suhendra, sosialisasi menjangkau mahasiswa maupun pelajar ini merupakan upaya dini dalam mengubah pola pikir masyarakat. Khususnya lewat peran mahasiswa dan pelajar selaku agen perubahan dalam pencegahan karhutla di manapun mereka berada.

Sinar MasTim Manggala Agni memperkenalkan sarana dan prasarana pemadam kebakaran lahan pada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Siak, Riau (31/08) Foto: Dok. Sinar Mas

Tim Manggala Agni memperkenalkan sarana dan prasarana pemadam kebakaran lahan pada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Siak, Riau (31/08). (Foto: dok. Sinar Mas)

Selain itu, Sinar Mas Agribusiness and Food, pada bulan Agustus mencoba pendekatan berbeda dengan meluncurkan edisi kedua dan ketiga buku cerita anak 'Rumbun dan Sahabat Rimba' di Siak, Riau. Langkah ini merupakan bagian dari program jangka panjang pencegahan kebakaran berbasis Desa Makmur Peduli Api (DMPA).

Menyusul peluncuran edisi pertama di tahun 2020, kedua edisi baru ini memberikan pengenalan kepada anak-anak akan kelompok-kelompok yang terlibat dalam manajemen dan pencegahan kebakaran, alat dan perlengkapan yang digunakan, serta pentingnya menjaga kelestarian lahan gambut. Buku cerita ini diharapkan membantu para guru mengedukasi siswa sekolah dasar dan menengah pertama akan pentingnya mencegah kebakaran hutan dan melestarikan lahan gambut.

Dalam acara yang berlangsung di Riau saat itu, sekitar 75 siswa, guru dan kepala sekolah dari beberapa sekolah di Siak mengikuti kegiatan mendongeng, permainan edukasi gambut, pengenalan sarana dan prasarana pemadam kebakaran lahan, dan simulasi langsung pemadaman api oleh tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) Perusahaan dan Masyarakat Siaga Api (MSA). Selanjutnya, dalam beberapa bulan ke depan sekitar 7.500 buku cerita Rumbun dan Sahabat Rimba edisi dua dan tiga akan dibagikan kepada anak-anak, guru, dan masyarakat di seluruh area perkebunan perusahaan. khususnya yang berada di daerah rawan kebakaran.

Vice President Agronomy Sinar Mas Agribusiness and Food area Riau, Septianus Harianja mengatakan upaya mitigasi perusahaan antara lain berfokus pada solusi jangka panjang untuk mencegah kebakaran hutan di dalam dan sekitar area konsesi kami.

"Anak-anak adalah masa depan dan pendidikan dini tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan hal yang penting. Melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah dan para guru, kami berharap dapat menumbuhkan pemahaman siswa tentang kebakaran hutan, dampaknya terhadap ekosistem, dan langkah-langkah pencegahan proaktif yang dapat mereka lakukan sejak usia muda," ujar Septianus.

Sinar Mas mendukung penuh upaya penanganan kebakaran yang melibatkan kerja sama pemerintah, masyarakat, dan perusahaan. Prinsip bisnis yang berkelanjutan menjadikan Sinar Mas menentang praktik pembakaran hutan dan lahan dalam pengelolaan lahan.

(Content Promotion/Sinar mas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT