Indonesia Power Akan Tunjuk Langsung Pemasok Batubara

Indonesia Power Akan Tunjuk Langsung Pemasok Batubara

- detikFinance
Kamis, 03 Agu 2006 12:55 WIB
Jakarta - Perusahaan listrik PT Indonesia Power berencana menunjuk langsung pemasok batubara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, karena minimnya peserta tender.Anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) itu saat ini sedang melakukan tender kedua untuk proyek tersebut, setelah pada tender pertama batal karena kurangnya peserta tender.Tender tersebut untuk memenuhi kebutuhan PLTU Suralaya yang sekitar 4 juta ton per tahun. Sampai tender kedua peserta yang tetap ikut adalah Berau Coal dan Kideco Jaya Agung."Saat ini kita masih melakukan proses tender kedua dan sampai sekarang peserta hanya dua. Kalau sampai minggu depan tetap dua peserta, tender tersebut akan kita batalkan dan tunjuk langsung," kata Presdir Indonesia Power, Abimanyu Suyoso.Hal itu disampaikan Abimanyu di Kantor Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (3/8/2006).Menurut Abimanyu, dalam persyaratan tender, peserta minimal adalah 3 pihak. Namun jika kurang dari itu, maka memungkinkan dilakukan penunjukan langsung.Untuk harga batubara, menurut Abimanyu, nantinya Indonesia Power akan mengacu pada rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) PLN. Dalam RKAP PLN tahun 2006 harga batubara Rp 327 ribu per ton.Abimanyu mengatakan, kebutuhan batubara PLTU Suralya mencapai 13 juta ton per tahun dengan kalori di atas 5.000 kalori per kilogram.Dari angka tersebut sebanyak 5-6 juta ton dipenuhi dari PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) dan sisanya 4 juta ton dari tender dan pasar spot lainnya.Abimanyu menjelaskan, untuk stok batubara saat ini PLTU Suralaya masih memiliki 700-800 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai masih cukup untuk kebutuhan 25 hari ke depan."Per harinya kita membutuhkan sekitar 30 ribu batubara. Kita tidak ingin jumlahnya terlalu banyak untuk disimpan karena hanya untuk stok saja," tandas Abimanyu. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads