BUMN Keroyokan Bikin Alat Militer Canggih: Pesawat Tempur hingga Kapal Selam

ADVERTISEMENT

BUMN Keroyokan Bikin Alat Militer Canggih: Pesawat Tempur hingga Kapal Selam

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 25 Jan 2023 15:09 WIB
Rantis produk DEFEND ID (Kanavino-detikcom)
Foto: Rantis produk DEFEND ID (Kanavino-detikcom)
Jakarta -

Holding BUMN industri pertahanan tengah menjalankan 10 program prioritas nasional. Program tersebut berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2021 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2020-2024.

Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Bobby Rasyidin menjelaskan, program prioritas itu terdiri dari radar, satelit militer, penginderaan bawah air, pesawat tempur, pesawat nirawak (drone). Kemudian, peluru kendali, tank berukuran sedang, roket, kapal selam, dan propelan.

"Penguasaan program teknologi kunci terutama kita bagaimana melaksanakan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2021 tentang 10 program prioritas nasional," katanya dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Dia mengatakan, pengembangan 10 program ini terbagi dalam beberapa entitas. Sebutnya, untuk radar, satelit militer, penginderaan bawah air dilakukan oleh Len Industri.

Sementara, untuk pesawat tempur, drone dan peluru kendali dikembangkan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

"Sementara PTDI karena basisnya adalah aerospace platform memfokuskan diri untuk pengembangan pesawat tempur yaitu program bersama sekarang dengan KAI (Korea Aerospace Industries) program KFX seperti yang kita ketahui. Pengembangan pesawat udara nirawak, peluru kendali," terangnya.

Sementara, PT Pindad melakukan pengembangan tank berukuran sedang dan PT PAL Indonesia melakukan pengembangan kapal selam.

"Teknologi propelan atau teknologi bahan peledak untuk militer itu dikembangkan PT Dahana," katanya.

Lihat juga video 'Erick Thohir soal ASABRI & Jiwasraya: Banyak yang Datang Nakut-nakutin':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT