Menteri PANRB: Meski Ekonomi Melambat, ASN Honornya Tetap

ADVERTISEMENT

Menteri PANRB: Meski Ekonomi Melambat, ASN Honornya Tetap

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Rabu, 25 Jan 2023 15:54 WIB
Hari ini para PNS Pemprov DKI Jakarta mulai beraktivitas normal. Tingkat absensi pada hari pertama masuk kerja hadir 100 persen.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyebut para Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak perlu khawatir dengan ancaman resesi dunia. Pasalnya, gaji ASN tidak akan berubah.

"Yang pasti adalah ASN honornya tetap. Iya honornya tetap, apakah negara ini sedang bangkrut, dunia ekonomi sedang melambat, kita ini fix income," kata Anas dalam Penutupan Acara ASN Culture Fest 2023 di The Westin Jakarta, Rabu (25/01/2023).

Anas mengatakan, dapat dikatakan kesejahteraan para pekerja PNS ini di atas rata-rata kesejahteraan masyarakat RI. Hal ini terlihat dari data yang disajikan oleh Anas dalam paparannya. Di sana disajikan perbandingan antara data anggaran satu orang PNS per tahun dengan pendapatan per kapita RI.

"Maka bersyukurlah teman-teman ASN yang fix income ini. Maka kinerja kita mesti kita bangkitkan dalam rangka mendorong agar ekonomi kita ke depan bisa menjadi lebih terarah," sambungnya.

Di sisi lain, Anas mengingatkan, lebih dari 40 negara sudah berada di depan pintu International Monetary Fund (IMF), mengantre untuk menjadi pasien. Ditambah lagi, IMF dan bank dunia telah merevisi lebih dari 2 kali terkait target pertumbuhan ekonomi dunia yang kini berada di bawah angka 2%.

"Artinya apa? Ekonomi sangat berat. Nah di tengah dunia yang sangat berat ini, dunia bisnis harus melakukan analisis bagaimana kebijakan bisnis mereka akan terus bertahan, dalam keadaan belum ada yang pasti bisnis mereka akan bertahan di 2023," kata Anas.

Oleh karena itu, Anas menekankan, sangat penting bagi para ASN ini untuk senantiasa bersyukur. Apalagi, mengingat di tengah goncangan dunia saat ini para ASN masih bisa terjamin kehidupannya dengan pendapatan yang tetap.

"Maka kita mesti bersyukur, ya kalau kurang ya kurang, menteri ni kalau gaji kurang ya kurang, lah bener siang malam kalah sama komisaris. tapi kita harus bersyukur supaya kita sehat dan wjah kitacerah. dan kalau bersyukur insya Allah cukup terus.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT