Luhut Diam-diam Terbang ke Kenya hingga Zimbabwe, Ngapain Nih?

ADVERTISEMENT

Luhut Diam-diam Terbang ke Kenya hingga Zimbabwe, Ngapain Nih?

Almadinah Putri Brilian - detikFinance
Kamis, 26 Jan 2023 12:20 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Foto: KEMENKO MARVES
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya di salah satu negara di Afrika Timur, Kenya. Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto.

"Sebenarnya semalam kita baru landing dari Afrika. Kita dari Kenya, Kongo, dan Zimbabwe. Kita lagi survei pasar untuk Indonesia di sana," tuturnya dalam acara BRI Microfinance Outlook 2023, Kamis (26/1/2023).

Sebagai informasi, seharusnya Luhut hadir menjadi keynote speaker dalam acara tersebut, namun harus digantikan oleh Seto lantaran baru mendarat di Indonesia semalam. Menurut Seto, Kenya memiliki ekonomi yang cukup berkembang. Bahkan mereka memiliki East Africa Economy Community yaitu pasar bebas di negara-negara Afrika Timur.

"Ini juga potensi untuk menjadikan kenya sebagai hub ekspor kita di Afrika ke depannya," tambahnya.

Dikutip dari akun Instagram Luhut, @luhut.pandjaitan, ia menceritakan perjalanan dinasnya ke Kenya usai menghadiri acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss beberapa waktu lalu.

Selain memberikan ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden terpilih Kenya, H.E. William Ruto, pihaknya juga membahas beberapa komitmen dan kesepakatan. Salah satunya memperkuat hubungan bilateral dan ikatan kerja sama agar semakin menguntungkan kedua negara.

"Saya juga menjelaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia yang begitu besar saat ini, telah dialokasikan secara efektif untuk memacu pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor. Mulai dari energi terbarukan, pertambangan, ekosistem kendaraan listrik, farmasi, industri pertahanan dan strategi, serta digitalisasi pelayanan publik dan operasional pelabuhan," tulisnya dalam caption Instagram, dikutip Kamis (26/1/2023).

Menurut Luhut, kerja sama antara kedua negara di sektor-sektor tersebut akan mengikutsertakan sektor swasta dari kedua negara.

"Dan yang terpenting, pembentukan Joint Task Force dalam waktu dekat akan segera memulai perundingan pembahasan kerjasama yang difokuskan kepada tiga hal utama yakni; perdagangan dan investasi, pertambangan serta Industri pertahanan strategis," lanjutnya.

"Saya berharap semoga dengan kunjungan kali ini, hubungan antara Indonesia dengan Kenya bisa semakin kuat. Bukan lagi sekadar hubungan bilateral atau kerja sama penyelenggaraan konferensi pada 1955 saja, melainkan bisa lebih mengkristalisasi hubungan kerjasama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara," harapnya.

Lihat juga video 'Luhut Tegas Peringatkan AS: Jangan Ganggu Pertumbuhan Ekonomi RI!':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT