Pepsi Tunjuk Wanita Kelahiran India Jadi CEO

Pepsi Tunjuk Wanita Kelahiran India Jadi CEO

- detikFinance
Selasa, 15 Agu 2006 09:44 WIB
New York - Perusahaan minuman AS PepsiCo menunjuk seorang wanita kelahiran India, Indra Nooyi sebagai CEO. Penunjukan Nooyi ini dipandang menjadi salah satu simbol gebrakan wanita India yang sukses berkarir di berbagai perusahaan AS.Nooyi akan menggantikan Steve Reinemund sebagai CEO mulai 1 Oktober. Namun Reinemund akan tetap berada di Pepsi hingga Mei 2006.Wanita kelahiran Madras 50 tahun silam ini dikenal sebagai pribadi yang cerdas. Lulusan Yale School of Management sejak 2001 telah menjabat sebagai Presiden dan Chief Financial Officer PepsiCo.Menurut Forbes.com seperti dikutip dari AFP, Nooyi berjanji akan tetap menjunjung tinggi adat istiadat India dengan tetap menggunakan kain Sari di setiap acara Pepsi."Menjadi seorang wanita, menjadi seorang kelahiran asing, Anda harus lebih pintar dari siapapun," ujar Nooyi yang mengaku 'tersanjung' dengan jabatan barunya itu.Karir Nooyi di AS memang gemilang. Sebelum bergabung dengan PepsiCo pada tahun 1994 sebagai Senior Vice President, Nooyi adalah Head of Strategy di perusahaan multinasional, ABB.Dari tahun 1986-1990, Nooyi menjabat sebagai Direktur Strategi Korporasi Motorola. Nooyi memulai karirnya di India sebagai manajer produk Johnson and Johnson.Nooyi akan bergabung dengan 'Klub Eksekutif' jajaran wanita yang berhasil menduduki posisi tinggi di perusahaan besar AS. Sebelum Nooyi, sejumlah wanita yang ada dalam jajaran tersebut antara lain Anne Mulcahy di Xerox dan Meg Whitman dari eBay. Berdasarkan catatan Fortune, dari 500 CEO perusahaan AS, hanya 10 diantaranya adalah Wanita.Saham PepsiCo sendiri ditutup naik 8 sen atau sekitar 0,2 persen menjadi US$ 33,95 dolar setelah pengumuman pergantian CEO ini. Penunjukkan Nooyi ini direspons positif oleh investor.Nooyi dipandang sebagai orang yang berada dibalik restrukturisasi besar-besaran Pepsi yang kini mulai meninggalkan minuman bersoda dan beralih ke minuman jus buah dan makanan yang lebih sehat.Nooyi selama ini juga sudah menjabat sebagai Presiden dan CEO sehingga pergantian ini dianggap tidak akan terlalu menimbulkan gejolak.Di masa-masa terakhir Reinemund sebagai CEO, pendapatan Pepsi meningkat hingga lebih dari US$ 9 miliar, dengan laba bersih naik hingga 70 persen. Sementara rivalnya, Coca Cola pendapatannya tetap stagnan.Dalam pernyataannya, Nooyi mengatakan dirinya akan terus mengambil hal-hal positif dari "kebijakan dan perspektif" Reinemund.Penunjukan Nooyi ini juga sedikit ironis di tengah ancaman penjualan PepsiCo di India setelah enam negara bagian melarang produk Pepsi dan Coca Cola terkait ditemukannya pestisida. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads