Kuasa Pertambangan Batubara Banyak yang Tidak Becus

Kuasa Pertambangan Batubara Banyak yang Tidak Becus

- detikFinance
Senin, 28 Agu 2006 13:33 WIB
Jakarta - Belum pastinya cadangan batubara di Indonesia karena banyak Kuasa Pertambangan (KP) batubara yang tidak beres. Banyak KP yang tidak terlebih dulu melakukan eksplorasi cadangan batubara sebelum melakukan eksploitasi."Mereka banyak yang langsung main gali saja begitu ada batubara. Cadangan batubara main asal sebut saja tanpa ada eksplorasi terlebih dulu," kata Direktur Pembinaan Mineral dan Batubara Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Setiawan.Hal itu disampaikan Bambang dalam acara seminar batubara di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (28/8/2006). Bambang memandang perlu adanya sertifikasi cadangan (Certification of Reserve) batubara untuk mengetahui berapa sebenarnyan cadangan batubara di tiap KP.Saat ini memang belum ada sertifikasi cadangan batubara sehingga para buyers tidak mengetahui cadangannya ketika dia melakukan kontrak pembelian. "Ini kan seperti membeli kucing dalam karung. Nanti setelah terjadi kontrak batubaranya tak cukup, bagaimana," cetusnya.Sertifikasi juga diperlukan untuk menghindari permainan investor batubara yang meminjam uang di bank dan permainan di lantai bursa. "Mereka umumkan cadangannya sekian, setelah dapat dana atau sahamnya naik, mereka lari dan tidak melakukan kegiatan pertambangan. Banyak KP yang seperti ini," tuturnya.Di negara lain seperti di Australia sudah ada lembaga independen yang berhak merilis sertifikasi melalui asosiasi geologis. "Tapi kami juga mampu, karena menghitung cadangan batubara lebih mudah ketimbangmenghitung cadangan logam," cetusnya.Deputi Energi Primer PLN Tony Agus menyatakan, sertifikasi cadangan ini nantinya yang menjadi patokan bagi para buyers. "Kalau gas itu yang bisa dijual hanya cadangan P1 (proven). Makanya penting bagi PLN karena kami nantinya yang banyak menggunakan batubara," tutur Tony. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads