95 Persen Pengusaha UKM Gaptek
Selasa, 12 Sep 2006 13:20 WIB
Jakarta - Penggunaan komputer dan teknologi informasi (TI) di kalangan pengusaha UKM masih sangat minim. Sebanyak 95 persen pengusaha UKM gagap teknologi (gaptek).Akibatnya daya saing pengusaha UKM sangat lemah. Produk yang dijual pun dibeli di bawah harga normal karena kurangnya informasi mengenai harga di pasar."95 Persen dunia usaha khususnya UKM belum menggunakan komputer dan TI. Dari 200 juta penduduk Indonesia baru 6 juta yang menggunakan TI," kata Menko Perekonomian Aburizal Bakrie.Hal itu diungkapkan Ical dalam pidato Kongres Nasional Pembangunan Manusia Indonesia di Kalangan Dunia Usaha Dalam Rangka Perwujudan Corporate Social Reponsibility (CSR), di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (12/9/2006). Ical mencontohkan, industri kerajinaan di Jepara dan Yogya yang berkembang pesat setelah menggunakan teknologi grafis komputer. Di sisi lain, karena tidak bisa mengakses informasi, banyak petani seperti petani karet yang menjual komoditasnya di bawah harga pasar.Melihat kondisi ini, pemerintah berharap dunia usaha juga turut ambil bagian dalam pengembangan SDM khususnya terhadap TI dan komputer di Indonesia.Pemerintah juga berharap pengusaha bisa menyediakan pelayanan air, listrik dan telekomunikasi yang murah untuk meningkatkan daya saing Indonesia.Ical juga menjanjikan akan memperjuangkan tax reduction bagi perusahan swasta yang menjalankan tanggung jawab sosial atau Corporate Social Reponsibility (CSR)."Tapi harus disadari terlebih dahulu bahwa program pemberdayaan masyarakat adalah untuk kepentingan bersama dan perusahaan juga diuntungkan," tutur Ical.
(ir/nrl)











































