Petinggi Enron dan WorldCom Berakhir di Penjara
Rabu, 27 Sep 2006 09:54 WIB
Houston - Masih ingat skandal Enron dan WorldCom? Dua kasus manipulasi laporan keuangan yang sempat mengguncang AS itu kini berakhir pada penjara bagi para mantan petingginya.Keputusan di pengadilan AS yang berbeda pada Selasa (26/9/2006) memutuskan petinggi Enron dan WorldCom bersalah. Demikian seperti dikutip dari AFP, Rabu (27/9/2006).Mantan Chief Financial Officer Enron Andrew Fastow akhirnya divonis enam tahun penjara. Hukuman itu berarti lebih ringan empat tahun dari tuntutan jaksa. Fastow harus meringkuk di tahanan Houston, Texas. Sementara mantan pendiri dan Chief Executive WorldCom Bernard Ebbers juga harus meringkuk selama 25 tahun di penjara Oakdale, Louisiana, AS. Ebbers, 65 tahun, dinyatakan bersalah karena telah berperan dalam manipulasi US$ 11 miliar di perusahaan telekomunikasi WorldCom.Fastow (44 Tahun) dinilai bersalah dalam skandal manipulasi keuangan Enron tahun 2001 lalu yang telah menyebabkan perusahaan perdagangan energi itu menghadapi kebangkrutan terbesar dalam sejarah AS.Fastow dinilai ikut berperan dalam upaya Enron menyembunyikan kerugiannya yang mencapai miliaran dolar. Saat 'borok' Enron terbuka, perusahaan tersebut ternyata menyimpan utang hingga US$ 40 miliar pada tahun 2001.Fastow sendiri merasa menyesal dan menitikkan air mata setelah keputusan tersebut. Ia mengaku menerima keputusan tersebut 'tanpa kepahitan'."Saya tidak dapat menghapuskan keruian yang telah saya sebabkan," ujar Fastow yang mengaku merasa malu dengan perbuatannya.Mantan pendiri Enron, Kenneth Lay sendiri telah meninggal akibat serangan jantun pada Juli lalu saat menantikan keputusan.Hukuman atas Ebbers itu juga berarti paling keras dalam sejarah kejahatan kerah putih di AS. Keputusan itu juga merefleksikan usaha AS untuk memberantas upaya-upaya kejahatan manipulasi keuangan yang menyebabkan guncangan di pasar finansial.Akibat manipulasi keuangan, pemegang saham WorldCom kehilangan sekitar US$ 180 miliar, dan menyebabkan 20.000 pekerjanya kehilangan pekerjaan setelah WorldCom bangkrut.
(qom/qom)











































