PGN Tambah Pasokan Gas ke Industri di Jatim

PGN Tambah Pasokan Gas ke Industri di Jatim

- detikFinance
Minggu, 01 Okt 2006 10:10 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menambah pasokan gas kepada pelanggan industri di Jawa Timur mulai Minggu (1/10/2006) pukul 03.00 WIB. Pasokan gas PGN itu berasal dari lapangan gas Maleo yang terletak dilepas pantai Madura yang dikembangkan oleh Santos (Madura Offshore) PTY. LTD.Gas dari lapangan gas Maleo disalurkan ke stasiun penerima gas bumi (off-take station) milik PGN di Surabaya, Jawa Timur. Sesuai perjanjian jual beli gas bumi antara PGN dengan Santos yang ditandatangani pada tanggal 31 Mei 2005 lalu, total volume gas yang akan dialirkan mencapai 243 miliar kaki kubik (BCF) selama 8 sampai 12 tahun dengan nilai kontrak sebesar US$ 550 juta. Direktur Utama PGN, WMP Simandjuntak dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Minggu (1/10/2006) mengatakan, penyaluran gas bumi ini akan memberikan dampak pada penghematan BBM jenis minyak solar di Jawa Timur sebesar 6,75 juta kilo liter. Meningkatnya kehandalan pasokan gas di wilayah Jawa Timur ini mengakibatkan industri-industri yang sebelumnya menggunakan dual-firing burner, minyak solar dan gas bumi, sebagai sumber energi, mulai memaksimalkan pemanfaatan gas bumi dan mengurangi konsumsi minyak solar.Kata Simandjuntak, berdasarkan kontrak, Santos akan mengalirkan gas bumi sebesar 100 juta kaki kubik per hari (mmscfd) pada tahun pertama dan akan meningkat menjadi 110 juta kaki kubik per hari (mmscfd) pada tahun ketiga. Pengangkutan gas dari lapangan Maleo ini akan dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) melalui jalur pipa transmisi East Java Gas Pipeline (EJGP).Menurut Simandjuntak, penyaluran pasokan gas dari Santos ini menandai mulai pulihya kondisi pasokan gas di wilayah Jawa Bagian Timur. Krisis pasokan gas di Jawa Timur yang mulai dialami sejak tahun 2005 telah menyebabkan Manajemen SBU II terpaksa memberlakukan sistem kuota kepada pelanggan. Kuota ini diterapkan agar mesin-mesin industri pelanggan PGN secara keseluruhan dapat terus berproduksi walaupun dengan kondisi pasokan terbatas. Dengan masuknya pasokan gas dari Santos ini, maka mulai Oktober 2006 seluruh pelanggan PGN di Jawa Timur dapat memakai gas 100 persen dari volume terkontrak dan kuota ditiadakan.Sekretaris Perusahaan PGN, Widyatmiko Bapang, menambahkan, dampak dari tambahan pasokan gas bagi perekonomian wilayah akan sangat besar. Dengan ketersediaan tambahan pasokan akan memungkinkan mesin-mesin industri yang semula tidak berproduksi dengan kapasitas penuh akibat diterapkannya kuota, sekarang sudah dapat mulai beroperasi dengan kapasitas maksimum. Lebih lanjut, Widyatmoko mengatakan, tambahan pasokan ini akan memungkinkan PGN memperluas pasar dengan melayani pelanggan-pelanggan baru. Sekarang ini ada 48 pelanggan baru industri di wilayah Jawa Timur yang telah menandatangani MoU untuk berlanganan gas bumi dari PGN. Dari 48 pelanggan baru tersebut, 15 perusahaan sudah siap juga untuk menerima pasokan gas dari PGN. Dengan demikian, adanya tambahan pasokan ini selain memberi tambahan pendapatan pada PGN juga memberikan dampak positif bagi perekonomian di wilayah Jawa Bagian Timur. Sedangkan, bagi PGN, pengaliran gas bumi sebesar 100 mmscfd ini akan memberikan kontribusi peningkatan total volume distribusi yang pada tahun 2006 diharapkan dapat mencapai 400 mmscfd atau meningkat 29 persen dibandingkan volume tahun 2005. (mar/mar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads