BPS: Inflasi Dapat Dikontrol

BPS: Inflasi Dapat Dikontrol

- detikFinance
Senin, 02 Okt 2006 15:35 WIB
Jakarta - Memasuki bulan puasa, inflasi September ternyata hanya 0,38 persen atau dalam taraf yang dapat ditoleransi. Inflasi yang sempat 'menggila' pada tahun lalu, kini semakin dapat dikontrol.Demikian disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Dr Soetomo, Jakarta, Senin (2/10/2006).Pada September, BPS mencatat inflasi 0,38 persen. Untuk laju inflasi tahun kalender Januari hingga September 2006 tercatat 4,06 persen dan secara year on year (yoy) sebesar 14,55 persen.Dari 45 kota tercatat 39 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Lhokseumawe 3,70 persen dan inflasi terendah di Tasikmalaya dan Denpasar masing-masing 0,01 persen. Sedangkan deflasi terbesar di Ambon sebesar 1,47 persen, dan deflasi terkecil di Makassar 0,01 persen.Rusman mengungkapkan, dalam empat tahun terakhir, bulan September selalu mencatat angka inflasi yang rendah. Misalnya saja pada September 2003 tercatat inflasi 0,36 persen, September 2004 0,02 persen dan September 2005 sebesar 0,69 persen."Jadi menjelang puasa tidak ada hal yang luar biasa selama 4 tahun terakhir," ujar Rusman. Namun menurutnya, selama bulan puasa ada beberapa komoditas yang berpotensi mengancam inflasi yakni kenaikan harga daging, tepung terigu dan gula pasir. (qom/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads