Perdagangan RI-Rusia Diprediksi Capai US$ 700 Juta

Perdagangan RI-Rusia Diprediksi Capai US$ 700 Juta

- detikFinance
Selasa, 10 Okt 2006 19:14 WIB
Jakarta - Pasar ekspor Indonesia ke Rusia masih cukup berpotensi, terutama untuk Crude palm Oil (CPO), bahan kimia, teh, kelapa, tembakau, karet, sepatu dan alat manufaktur.Tahun ini diprediksi total perdagangan kedua negara bisa mencapai US$ 700 juta.Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu usai menerima misi dagang Rusia di Departemen perdagangan, Jl Ridwan Rais, Jakarta, Selasa (10/10/2006)."Rusia adalah pasar yang sangat berpotensi bagi kita. Total perdagangan 2005 sekitar US$ 680 ini naik sekitar 76 persen dibanding 2004. Semester pertama 2006 sudah mencapai US$ 321 juta. Saya rasa tahun ini akan mencapai US$ 700 juta," katanya.Namun angka perdagangan diatas belum termasuk ekspor melalui negara ketiga.Mari menambahkan, ekspor Indonesia ke Rusia masih mencatat surplus dibanding ekspor Rusia ke Indonesia. Ekspor ke Rusia umumnya berupa bahan baku pupuk dan photas, besi, dan baja."Ekspor di Sektor manufakturing yang potensinya besar. Rusia adalah negara besar dan pertumbuhannya cukup tinggi juga negara penghasil minyak jadi punya dana besar," tambah Mari.Mari menjelaskan, pertemuan ini lebih ke urusan bisnis antar dua delegasi bisnis sehingga membahas potensi baik perdagangan maupun investasi. Delegasi Rusia antara lain terdiri dari pengusaha sub sektor minyak, eksplorasi ataupun peralatan dan jasa. (arn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads