Pemerintah Berniat Tarik Lebih Banyak Utang Luar Negeri
Kamis, 12 Okt 2006 09:52 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menarik pinjaman luar negeri lebih banyak hingga Rp 4,371 triliun, yang berupa pinjaman program maupun proyek.Dalam nota keuangan 2007, rencana penarikan pinjaman luar negeri sebesar Rp 35,903 triliun. Namun dalam rapat dengan Komisi XI DPR, Rabu (11/10/2006) malam, Menkeu Sri Mulyani menambah pinjaman menjadi Rp 40,274 triliun."Kenaikan pinjaman program dan proyek untuk membiayai proyek infrastruktur pedesaan dan pengentasan kemiskinan yang berhubungan dengan MDG," ujarnya.Usulan penarikan pinjaman terdiri dari Rp 16,275 triliun untuk pinjaman program dan Rp 23,999 triliun untuk pinjaman proyek.Untuk pinjaman proyek diperinci yakni Rp 23,372 triliun untuk proyek reguler kementerian dan Rp 626,8 triliun untuk rekonstruksi akibat tsunami.Pinjaman program akan diambil dari Asian Development Bank (ADB), World Bank, Jepang dan Islamic Development Bank (IDB).IDB, lanjut Menkeu mengeluarkan instrumen baru yakni liquid fund. Liquid fund merupakan instrumen pinjaman jangka pendek kurang dari 3 tahun.Karena ada selisih kurs, khususnya mata uang non dolar AS, maka cicilan utang pemerintah meningkat dari Rp 54,1 triliun menjadi Rp 54,83 triliun.
(ddn/qom)











































