Target Produksi Minyak 2006 Sulit Tercapai

Target Produksi Minyak 2006 Sulit Tercapai

- detikFinance
Senin, 16 Okt 2006 15:32 WIB
Jakarta - Produksi minyak Indonesia tahun 2006 sulit mencapai target sebesar 1.050.000 barel per hari. Pemerintah mengandalkan perbaikan lapangan minyak Belanak yang dikerjakan ConocoPhilip yang kini sedang rusak untuk menutupi target tersebut."Produksi kita (2006) kalau di bawah 1 juta ya tidak, tapi kalau di bawah 1,050 juta ya," kata Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas), Kardaya Warnika, di gedung Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (16/10/2006).Kardaya menjelaskan, pemerintah akan tetap mengupayakan produksi minyak hingga akhir tahun mencapai 1,050 juta barel per hari. Namun target produksi tersebut sangat tergantung kemampuan produksi di lapangan Belanak, Natuna, yang dikembangkan oleh ConocoPhilip.Saat ini lapangan minyak Belanak sedang mengalami kerusakan yang diharapkan segera pulih kembali sehingga dapat memenuhi target produksi minyak tahun ini."Conoco ada heat extinguisher yang mengkibatkan produksi kondensat turun," tutur Kardaya."Belanak rusak sejak 2 bulan lalu, mudah-mudahan bisa kita cover sehingga ada tambahan 20-30 ribu barel per hari," tambah Kardaya.Sementara Dirjen Migas Departemen ESDM Luluk Sumiaraso, mengakui, produksi minyak Indonesia saat ini terus mengalami penurunan. Untuk menyelesaikan masalah ini Departemen ESDM akan melakukan rapat dengan pihak terkait membahas peningkatan produksi pada Selasa besok (17/10/2006)."Besok kita bicarakan soal ongkek-mengongkek (menaikkan produksi-red), kita undang semua dan bahas apa yang akan kita lakukan. Besok itu selain dari Departemen ESDM juga dari BP Migas, Indonesia Petroleum Association (IPA), IATMI dan juga para KPS," ujar Kardaya. (ir/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads