Harga Minyak Turun Lagi di Bawah US$ 60/Barel

Harga Minyak Turun Lagi di Bawah US$ 60/Barel

- detikFinance
Selasa, 31 Okt 2006 11:16 WIB
New York - Harga minyak ternyata tak betah berlama-lama di level US$ 60 per barel. Dipicu melemahnya perekonomian AS dan berkurangnya permintaan dari Cina, harga minyak kembali di bawah level US$ 60 per barel.Pada penutupan perdagangan Senin (30/10/2006) di New York, harga minyak jenis light ditutup turun US$ 2,39 ke level US$ 58,36 dolar.Di London, minyak jenis Brent juga merosot US$ 2,4 dolar ke level US$ 58,68 dolar."Prospek permintaan kemungkinan tidak sebesar yang dibayangkan, apalagi setelah melihat data pertumbuhan PDB kuartal III lalu," ujar Bart Melek, analis dari BMO Capital Markets, seperti dikutip dari AFP, Selasa (31/10/2006).Data yang dirilis Departemen Perdagangan AS pekan lalu menunjukkan, PDB AS tumbuh pada level terendah dalam tiga tahun terakhir pada kuartal III-2006. PDB di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu hanya tumbuh 1,6 persen, atau turun 2,5 persen dibandingkan periode triwulan sebelumnya."Penurunan harga minyak juga dipicu oleh berita bahwa pertumbuhan permintaan minyak dari Cina melemah pada September. Permintaan hanya naik 3 persen dibanding tahun lalu," ujar Mike Wittner, analis dari Calyon. Padahal harga minyak sempat kembali ke level US$ 61 per barel menyusul adanya kabar ancaman teroris atas kilang-kilang minyak di Arab Saudi. (qom/nrl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads