'Dipaksa' Damai, BPH Migas Batal Lelang Pipa Transmisi PGN
Kamis, 02 Nov 2006 10:17 WIB
Jakarta - Polemik antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) berakhir sudah. BPH Migas akhirnya membatalkan rencana pelelangan pipa gas bumi yang masuk dalam wilayah distribusi PT PGN."Upaya damai" itu dilakukan sendiri oleh Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (2/11/2006) pagi. Purnomo yang ketika itu memakai baju batik warna kuning ketika ditanya detikcom soal penolakan PGN terhadap pelelangan pipanisasi yang dilakukan oleh BPH Migas langsung mencari Direktur Utama PGN WMP Simandjuntak yang kebetulan hadir dalam acara halal bihalal Departemen ESDM. Sambil memegang dan menarik-narik tangan Simandjuntak, Purnomo mencari Kepala BPH Migas Tubagus Haryono. "Mana Tubagus, mana dia. Kok menghilang," kata Purnomo.Tak lama kemudian Tubagus yang sebelumnya tidak ada di salah satu aula gedung Departemen ESDM itu pun muncul. "Nah ini dia, ini semuanya sudah selesai. Dan tidak ada masalah lagi kan," katanya. Lalu Purnomo meminta mereka berjabat tangan di hadapan sejumlah wartawan. "Sudah tidak ada masalah lagi kan. Sudah damai," ujar Purnomo.Simandjuntak yang ditemui detikcom menyatakan, masalah antara PGN dengan BPH Migas telah selesai. "BPH Migas akan menghapus semua lelang yang berada dalam wilayah distribusi PGN," kata Simandjuntak.Hal yang sama juga diungkapkan oleh Tubagus. Pihaknya telah menghapus sejumlah lelang pipanisasi yang berada di wilayah distribusi PGN.PGN menolak rencana BPH Migas untuk melelang jaringan distribusi di dalam wilayah jaringan distribusi gas bumi PGN. PGN menolak rencana tersebut karena akhir-akhir ini BPH Migas akan melelang jaringan distribusi di dalam wilayah operasi dan pengembangan jaringan distribusi PGN.Wilayah itu adalah Distribusi I Jawa Bagian Barat, Distribusi II Jawa Bagian Timur dan Distribusi III Sumatera Bagian Utara.
(mar/nrl)











































