HPP Belum Naik, Harga Beras Duluan Naik
Jumat, 08 Des 2006 17:21 WIB
Jakarta - Meski belum terealisasi, rencana pemerintah menaikkan harga pembelian pemerintah (HPP) beras sudah membuat harga beras naik terlebih dahulu.Pemerintah sendiri belum memutuskan apakah akan menaikkan HPP beras yang kini ada di kisaran Rp 3.550/kg. Usulan kenaikan HPP beras ini disuarakan oleh Menteri Pertanian Anton Apriantono. Rencana kebijakan ini pun masih pro dan kontra. Untuk harga HPP gabah kering giling (GKG) Rp 2.280/kg, dan HPP gabah kering panen (GKP) Rp 1.730/kg. "HPP belum dinaikkan tapi itu telah mempengaruhi harga beras di pasar yang menjadi naik," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Departemen Perdagangan (Depdag) Ardiansyah Parman, di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (8/12/2006). Ardiansyah menilai, kunci dari menaikkan pendapatan petani tidak harus dengan kebijakan harga. Namun seharusnya dengan kebijakan peningkatan produksi.Apalagi saat ini ada sekitar 13,7 juta rumah tangga yang berprofesi sebagai petani gurem yang mempunyai lahan kurang dari setengah hektar. Sehingga selain memproduksi beras mereka pun membeli beras. Artinya, jika HPP naik beban petani gurem untuk memenuhi kebutuhan berasnya ikut naik."Kalau harga beras juga naik petani kecil ikut susah, bisa-bisa angka kemiskinan naik. Jadi hati-hati dengan kebijakan harga," kata Ardiansyah.Kedatangan beras impor yang kini hampir seluruhnya sudah masuk, menurut Ardiansyah, ternyata tidak bisa mempengaruhi harga beras untuk turun."Maka itu pemerintah berani membuat keputusan impor karena tidak merusak harga di tingkat petani," ujarnya. Impor beras sebanyak 200 ribu ton itu, lanjut Ardiansyah, hanya cukup untuk beberapa hari saja, jadi jumlahnya tidak cukup signifikan. Impor hanya untuk mengisi stok pemerintah bukan mensuplai pasar."Jadi tidak mempengaruhi psikologis pasar," katanya.Berdasarkan data Bina Pasar Depdag, harga beras kualitas medium yakni kualitas I tertinggi terjadi di DKI Jakarta sebesar Rp 4.800/kg dan terendah di Surabaya Rp 3.950/kg.Perkembangan harga rata-rata beras nasional setara dengan kualiats medium IR 64 II di 30 kota selama satu minggu terakhir relatif stabial. Namun jika dibandingkan harga rata-rata dengan tiga bulan sebelumnya secara nasional naik 2,22 persen.
(ir/ir)











































