Cina, India, Jepang Masih Jadi 'Motor' Asia di 2007
Selasa, 12 Des 2006 15:43 WIB
Singapura -
Negara mana yang akan jadi motor Asia di tahun 2007? Well, namanya masih nggak jauh-jauh dari Cina, India dan Jepang. Tiga negara itu diprediksi masih akan menjadi bintang di tahun babi. Sementara melemahnya perekonomian negara adikuasa, Amerika Serikat (AS), diprediksi tidak akan banyak membawa pengaruh pada pertumbuhan ekonomi Cina yang memang sudah ruarrr biasa."Cina, khususnya, tetap bakan menjadi kunci pendorong pertumbuhan regional. Sementara pelemahan ekonomi AS akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Cina secara marjinal saja," demikian lembaga pemeringkat Standar and Poor's (S&P) dalam 'Regional Economic Outlook' seperti dikutip dari AFP, Selasa (12/12/2006).Sementara untuk pasar finansial Asia, S&P memrediksi akan semakin bergairah di tahun 2007, dengan gejolak yang kian meningkat. Namun risiko pun semakin meningkat. S&P mengingatkan, tingginya biaya finansial, meningkatnya utang korporasi serta maraknya merger dan akuisisi akan memicu gejolak di pasar finansial. Hal itu menambah risiko yang harus dihadapi oleh para investor."Meski tren masih tetap positif untuk beberapa tahun ke depan, masih akan ada sisi negatif juga," ujar Ian Thompson, Chief Criteria Officer S&P Asia Pasifik.
(qom/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































