OPEC Putuskan Potong Produksi, Harga Minyak Merayap

OPEC Putuskan Potong Produksi, Harga Minyak Merayap

- detikFinance
Jumat, 15 Des 2006 09:25 WIB
London - Organisasi negara-negara penghasil minyak (OPEC) memutuskan untuk memangkas kuota produksinya hingga 500 ribu barel per hari terhitung mulai 1 Februari 2007. Keputusan itu diambil dalam pertemuan tingkat menteri OPEC di Nigeria, seperti dilansir dari AFP, Jumat (15/12/2006).Menurut menteri energi Aljazair, Chakib Khelil mengatakan, OPEC memprihatinkan tingginya stok di negara-negara kaya minyak hingga jumlahnya menyamai level pada tahun 1998, yakni saat harga minyak ambruk ke US$ 10 per barel."Konferensi memutuskan untuk memangkas produksi minyak OPEC saat ini sebesar 500 ribu barel per hari yang efektif mulai 1 Februari 2007. Langkah ini dalam rangka untuk menyeimbangkan permintaan dan penawaran," demikian pernyataan bersama OPEC.Pada Oktober lalu, OPEC juga telah memutuskan untuk memangkas produksi minyaknya sebanyak 1,2 juta barel per hari terhitung mulai November. Pemotongan itu dilakukan setelah harga minyak terus merosot hingga level terendahnya di sepanjang tahun 2006.Keputusan ini langsung membuat harga minyak mentah dunia merayap ke level US$ 62 per barel. Menurut para pialang minyak, selain didorong oleh keputusan OPEC, kenaikan harga juga dipicu oleh keluarnya turunnya cadangan minyak AS.Kontrak utama New York untuk jenis light pengiriman Januari naik US$ 1,13 menjadi US$ 62,05 per barel, dan sempat menyentuh level US$ 62,72 per barel."Harga minyak terus meningkat menembus level US$ 62 per barel karena berita pemangkasan kuota OPEC," ujar analis Barclays Capital, Kevin Norrish.OPEC juga memutuskan untuk menerima Angola sebagai anggota barunya. Angola yang merupakan negara penghasil minyak terbesar kedua di Afrika akan bergabung dengan OPEC mulai Januari 2007. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads