Pemerintah Putuskan Impor Beras

Pemerintah Putuskan Impor Beras

- detikFinance
Kamis, 21 Des 2006 11:00 WIB
Jakarta - Pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengimpor beras mulai akhir Desember sampai panen raya Maret 2007. Rencananya, impor beras sebesar 200 ribu ton dan tender akan dibuka pada pekan ini.Hal tersebut disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam jumpa pers mendadak usai rapat membahas impor beras di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (21/12/2006). Hadir dalam rapat tersebut Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo."Presiden instruksikan raskin dipercepat dari Januari 2007 menjadi Desember 2006. Kalau raskin raskin dipercepat, stok berkurang. Untuk menutupi itu, kita memutuskan untuk impor beras," ujar Wapres.Menurut Wapres, pemerintah memutuskan mengimpor beras agar ketahanan pangan nasional stabil. Selain itu, impor beras dilakukan karena Bulog kekurangan stok akibat operasi pasar yang digelar menyusul lonjakan harga beras di beberapa daerah di seluruh Indonesia. "Waktu operasi pasar, harga beras Rp 4.500, masyarakat belum bisa menjangkaunya. Dengan adanya impor beras, harga beras akan distabilkan pada harga semula yakni Rp 4.000 per kg," jelas Wapres.Berdasarkan data Bulog, konsumsi nasional beras untuk operasi pasar mencapai 2,5 juta ton setiap bulan.Ditambahkan Wapres, impor beras dihentikan pada Maret karena diperkirakan pada bulan itu akan terjadi surplus 3,5 juta ton. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads