Digandeng Investor, UKM Dapat Angin Segar
Sabtu, 30 Des 2006 03:11 WIB
Medan - RUU Penanaman Modal yang tengah digodok DPR bisa jadi membawa angin segar kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Salah satu klausul yang akan dimasukkan, setiap investor yang berinvestasi di dalam negeri, harus bermitra dengan UKM."Kita berharap agar rancangan pasal tentang kemitraan dengan UKM ini dapat terwujud. Dengan demikian investasi, baik asing maupun dalam negeri, dapat menghidupkan UKM, bukan justru sebaliknya," kata anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar, di Medan, Jumat (29/12/2006).Menurut Nasril, dalam pelaksanaannya nanti, calon investor haruslah sudah berkomitmen akan memberdayakan UKM sebelum mendapat izin untuk berinvestasi. Bentuk kemitraan itu antara lain dalam penyediaan alat maupun bahan baku, distribusi, dan sebagainya."Selama ini jika ada investor baru, sering kali justru tidak memberi manfaat secara langsung kepada UKM. Nah, dengan adanya komitmen pemberdayaan seperti ini, maka UKM akan tetap hidup, dan lapangan pekerjaan akan semakin terbuka," ujar pria yang juga Wakil Sekjen PAN ini.Pada sisi lain, Nasril juga menyatakan, pemberdayaan UKM ini hendaknya juga selaras dengan upaya untuk mengeleminir segala bentuk penindasan yang dialami UKM. Pernyataan ini merujuk pada laporan akhir tahun Forum Daerah UKM Sumut.Laporan yang disampaikan Ketua Forda UKM Sumut Cahyo Pramono itu menyatakan, selama tahun 2006 kasus pemerasan oleh polisi maupun preman terus terjadi. Karena itu UKM sulit berkembang sebab sering kali menjadi objek pemerasan."Makanya itu kita minta agar pimpinan kepolisian segera bertindak. Jangan menafikan masalah ini, sebab jika dibiarkan begitu saja, akan berimbas pada masalah yang lebih besar. Pengangguran akan dimulai, begitu UKM-UKM ini tutup, sebab tidak tahan menjadi objek pemerasan," beber Nasril.
(rul/nvt)











































