Lapangan Minyak Rantau Mulai Produksi, Tapi Belum Optimal

Lapangan Minyak Rantau Mulai Produksi, Tapi Belum Optimal

- detikFinance
Rabu, 03 Jan 2007 12:32 WIB
Jakarta - Lapangan minyak Rantau di Aceh Tamiang yang berhenti produksi akibat terkena banjir saat ini sudah bisa berproduksi kembali. Namun produksinya belum bisa optimal dari produksi yang sebelumnya sebesar 2.500 barel per hari."Saat ini sudah mulai produksi tapi belum maksimal. Masih sekitar ratusan barel," kata Direktur Utama PT Pertamina EP Kun Kurnelly kepada wartawan di Departemen ESDM Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (3/1/2007).Menurut Kun, diperlukan waktu antara 2-3 minggu lagi agar Lapangan Rantau bisa berproduksi secara maksimal kembali. "Kita akan berusaha secepatnya, namun akan dilakukan secara bertahap karena ini terendam lumpur," tegasnya.Kun mengatakan, hingga kini pihaknya belum bisa menghitung berapa kerugian material dan potensi kerugian yang diderita Pertamina akibat banjir itu."Kita belum hitung, tapi kalau potensi dihitung saja 2.500 barel dikali sebulan dan dikalikan harga minyak misalnya US$ 60 per barel," cetusnya.Ia menambahkan, Lapangan Rantau tidak dapat berproduksi karena 80 persen wilayahnya air. "Pompanya terendam sehingga operasi terhenti. Kompleks Pertamina juga terendam, makanya banyak orang kita yang tinggal di masjid," ungkapnya.Ke depan, kata Kun, untuk mengatasi agar produksi tetap berjalan ketika ada banjir, maka Pertamina akan meninggikan mesin pompa minyaknya. "Tentunya akan ada investasi tambahan, tapi kita belum hitung," katanya. (mar/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads