Tak Ada Dana, Timdu BBM Bubar
Rabu, 03 Jan 2007 16:27 WIB
Jakarta - Timdu BBM yang selama ini giat membongkar berbagai kecurangan bisnis perminyakan akhirnya dibubarkan. Tim di bawah kantor Menkopolhukam ini terpaksa dibubarkan karena ketiadaan dana.Menurut disampaikan Ketua BPH Migas Tubagus Haryono usai rapat pimpinan di Departemen ESDM, Jakarta, Rabu (3/1/2006), Timdu BBM dibubarkan sejak 28 Desember 2006 lalu.Timdu BBM merupakan lembaga di bawah kantor Kementerian Koordinator bidang politik, hukum dan keamanan. Secara lengkap, tim ini bernama Tim Terpadu Pemantauan Pengawasan dan Pengendalian Dampak Kenaikan Harga Serta Penanggulanan Penyalahgunaan Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak"Timdu dibubarkan. SK-nya sudah turun, tapi saya lupa nomor berapa. Besok saya kasih tahu," ujar Tubagus.Menurut Tubagus, dibubarkannya Timdu ini dikarenakan sudah tidak ada dana lagi. "Dananya sudah nggak ada lagi," tegasnya.Ditemui secara terpisah, Dirut Pertamina Ari H Soemarno membenarkan hal ini. "Iya timdu sudah dibubarkan," tegasnya.Alasannya? "Kalau alasannya saya nggak tahu. Tanya saja Menko Polhukam," kata Ari sambil masuk ke mobilnya.Timdu BBM terakhir menggelar jumpa pers pada Jumat, 29 Desember 2006 yang mengungkap tentang kelangkaan minyak tanah. Ketika itu, Timdu BBM mengungkapkan adanya beberapa industri yang menggunakan minyak tanah ilegal. Tak hanya itu, Timdu BBM juga beberapa kali mengungkapkan data tentang berbagai kecurangan SPBU.Dalam jumpa pers terakhirnya, Ketua Timdu BBM Slamet Singgih memperkirakan pembubaran timnya beberapa waktu lalu. "Selama ini kan biasanya kita selalu ditransfer. Dengan tidak adanya transferan lagi, itu artinya kan memang akan dibubarkan," ungkapnya
(qom/ir)











































