Pemerintah Pastikan Keamanan Stok Sembako
Selasa, 09 Jan 2007 18:51 WIB
Jakarta - Pemerintah memastikan akan menjaga pasokan kebutuhan bahan pangan pokok, serta menjaga stabilitas harga menyusul adanya ancaman gangguan transportasi dan distribusi akibat kondisi cuaca yang buruk."Intinya kita antisipasi untuk distribusi dan stok termasuk antisipasi bila ada gangguan cuaca," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dalam jumpa pers seusai rakortas soal pangan di Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (9/1/2007).Diakui Mari, sejak akhir November hingga Desember 2006 ada kenaikan harga beras akibat jumlah pasokan dan distribusi yang sedikit terhambat. Oleh karena itu pemerintah akan terus melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga agar dapat dijangkau masyarakat."Tujuannya adalah untuk stabilkan harga sehingga harga rata-rata seperti yang kita alami seperti sebelum November (normal)," ucap Mari.Dijelaskan Mari, operasi pasar yang dilakukan pemerintah ada dua macam yakni operasi pasar untuk Beras Miskin (Raskin) yang disediakan 200 ribu ton setiap bulannya dengan harga Rp 1000/kg. Dan Operasi pasar yang ditujukan langsung ke konsumen yang jumlahnya sekitar 50 ribu ton setiap bulannya dengan harga Rp 4.000/kg.Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan menyatakan, naiknya harga komoditi seperti beras, minyak goreng dan gula pasir memang akan mendongkak angka inflasi namun beberapa komoditi seperti cabe, ayam ras, daging dan ikan justru mengalami penurunan harga sehingga akan menarik atau mengurangi tingginya angka inflasi."Kalau faktor lain diluar beras itu cenderung menurun dan bobotnya lebih besar tentu akan menarik ke bawah bahkan boleh jadi bisa jadi deflasi, tapi kita masih tunggu 21 hari lagi untuk habis Januari," jelas Rusman.
(hdi/qom)











































