4 Perusahaan Lolos Tender Beras Impor
Rabu, 10 Jan 2007 15:51 WIB
Jakarta - Tender beras impor yang digelar Badan Urusan Logistik (Bulog) hanya bisa diikuti oleh 4 perusahaan dari 7 peserta lelang yang mendaftar. Sebelumnya ada 16 perusahaan yang akan mengikuti tender impor beras sebanyak 250 ribu ton, tapi hanya 7 yang terus maju. Sementara 9 peserta lain mengundurkan diri karena memperkirakan akan kesulitan mencari barang ditengah masalah cuaca.Namun dari 7 peserta tersebut 3 peserta didiskualifikasi. Ketiga perusahaan yang tidak lolos itu adalah Louis Dreyfous asal Singapura dan 2 perusahaan asal Indonesia yakni Nidera dan Indopacific. Peserta didiskualifikasi karena mengajukan penawaran diluar ketentuan yakni mengajukan beras asal Pakistan. Padahal Bulog hanya menerima beras asal Thailand atau Vietnam. Tender yang dibuka mulai Rabu ini (10/1/2007), mendapatkan harga dibawah patokan Bulog yang sebesar US$ 317,78 per metrik ton sampai US$ 323 per metrik ton.Empat perusahaan yang lolos mengikut tahap tender selanjutnya adalah TienGiang, Vinna Food II, Kien Giang yang ketiganya dari Vietnam, serta Ponglarp dari Thailand. Untuk Lot A Pelabuhan Lhokseumawe, Pare-pare dan Jakarta sebanyak 50 ribu ton, yang menawar adalah Tien Giang dengan harga US$ 313,6/MT dan asal beras dari Vietnam. Harga patokan Bulog adalah US$ 321,6/MT. Lot B tujuan Pelabuhan Belawan, Bali dan Banten sebanyak 50 ribu ton yang menawar Vinna Food II dengan tawaran US$ 312,45 /MT, serta Ponglarp US$ 325/MT dengan beras asal Thailand. Harga patokan Bulog US$ 317,78/MT.Lot C tujuan Banten, Belawan dan Ambon sebanyak 50 ribu ton yang menawar Vinna Food II dengan harga US$ 314,6/MT beras asal Vietnam. Harga patokan Bulog adalah US$ 318,98/MT. Lot D tujuan Bitung, Pare-pare, Jakarta dan Padang sebanyak 50 ribu ton yang menawar Kien Giang US$ 314,49/MT dan Vinna Food II US$ 314,49/MT, beras asal Vietnam. Harga patokan Bulog US$ 322,08/MT.Lot E tujuan Pelabuhan Banten, Lampung dan Kupang sebanyak 50 ribu ton yang menawar Vinna Food dengan harga US$ 315,28/MT dan beras asal Vietnam. Harga patokan Bulog US$ 323/MT."Harga patokan berbeda tergantung biaya angkut dan biaya bongkar muat di pelabuhan tersebut, juga berdasarkan harga beras internasional," jelas Ketua Panitia Tender, Agusdin Farid, di Gedung Bulog, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (10/1/2007).Menurutnya, apabila dalam masa sanggah selama lima hari tidak ada komplain dari sesama peserta tender maka penawar tunggal di setiap lot otomatis menjadi pemenang. Target pengumuman pemenang pada 22 Januari ini tapi bisa lebih cepat. "Bujet impor ini berasal dari kredit komersial dari tiga bank yakni BRI, Bank Mandiri dan Bukopin," kata Agusdin.
(arn/ir)











































