Pertamina, Medco, Mitsubishi Garap LNG Senoro & Matindok
Rabu, 17 Jan 2007 14:29 WIB
Jakarta - PT Pertamina, PT Medco Energi Internasional, dan PT Mitsubishi akan eksplorasi bersama ladang gas LNG (Likuid Natural Gas) Senoro dan Matindok di Sulawesi. Saat ini ketiganya tengah melakukan pembahasan lebih lanjut untuk realisasi kerjasama di tahun 2007 ini."Jadi mungkin minggu depan tandatangan, tapi kalo sudah selesai semua," kata Dirut PT Medco, Lukman Mahfoed seusai acara Indogas 2007 Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (17/1/2007).Nantinya ketiga perusahaan ini akan membentuk persahaan baru untuk menggarap downstream (sektor hulu). Dengan kepemilikan Pertamina sebesar 20 persen, Medco 20 persen dan Mitsubishi 60 persen."Pertamina kurang lebih US$ 200 juta, Medco juga US$ 200 juta," kata Wadirut PT Pertamina Iin Arifin Takhyan.Total investasi downstream diperkirakaan mencapai US$ 600-800 juta. Sedangkan untuk upstream inventasi akan dilakukan masing-masing perusahaan.Dijelaskan Lukman, rencananya gas yang dihasilkan akan dijual di pasar internasional alias di ekspor. Harga jual untuk ekspor saat ini lebih menarik dari harga jual pasar domestik."Harga gas yang akan diekspor memang lebih menarik (tinggi). Karena tidak memungkinkan mencari pasar di Sulawesi," ujar Lukman.Iin mengatakan, pasar internasional yang terbuka lebar dan siap untuk menerima ekspor gas Indonesia adalah Jepang.Saat ini Pertamina dan Medco memang sudah mengalokasikan semua gasnya untuk pasar domestik. Dari total kebutuhan gas domestik, Pertamina kira-kira memenuhi sebanyak 33 persen kebutuhan gas dalam negeri yang ekuivalen 1.100 mmscfd, sedangkan 67 persen sisanya disuplai perusahaan gas lain."Kita belum pernah ekspor dari dulu ditugasi ke domestik," ujar Iin.
(hdi/ir)











































