Konsumsi Elpiji Sumbagut Naik 12%

Konsumsi Elpiji Sumbagut Naik 12%

- detikFinance
Senin, 29 Jan 2007 23:10 WIB
Medan - Konsumsi produk elpiji tahun 2006 di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meningkat 12 persen dibanding tahun 2005. Peningkatan ini terjadi karena meningkatnya konsumen rumah tangga."Jumlah ini meningkat sekitar 12,3 persen dibandingkan dengan realisasi penjualan elpiji Pertamina Unit Pemasaran I Medan pada tahun 2005, yakni 87.429 metrik ton," ungkap Asisten Hubungan Eksternal PT Pertamina Unit Pemasaran (Upms) I Medan Fitri Erika di Medan, Senin (29/1/2007).Tahun 2006, konsumsi elpiji pada wilayah Sumbagut yang mencakup Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau mencapai angka sebanyak 98.226 meter kubik ton.Untuk tahun 2007, diperkirakan konsumsi elpiji akan naik. Prediksi peningkatan ini karena pertumbuhan konsumen rumah tangga dan sekor usaha yang menggunakan elpiji. Pengguna elpiji sebagian besar berasal dari sektor rumah tangga, yakni 80 persen. Sedangkan sisanya merupakan konsumen komersial seperti restauran, hotel dan industri."Kita harapkan tahun 2007 penjualan elpiji akan meningkat menjadi sekitar 110 ribu metrik ton, atau sekitar 15 persen dibanding realisasi penjualan tahun 2006," ujar Erika.Dalam memenuhi kebutuhan elpiji untuk wilayah Sumatera Utara, Pertamina menerimapasokan Elpiji dari Instalasi Tanjung Uban, Kepulauan Riau, Unit Pengolahan II Dumai, Riau, dan Kilang Mini Swasta PT Maruta yang berada di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.Dari Kilang Mini di Pangkalan Susu itu, gas selanjutnya disalurkan melalui satu Depot LPG Pertamina dan tiga Stasiun Pengisian Bahan Bulk Elpiji (SPBBE). Di sinilah dilakukan pengisian LPG ke tabung gas untuk pendistribusian di Sumatera Utara. Sementara pemasaran dilakukan melalui 48 agen elpiji. (aba/aba)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads