Pertamina Incar Statoil

Pertamina Incar Statoil

- detikFinance
Senin, 12 Feb 2007 16:40 WIB
Jakarta - Pertamina tertarik untuk bekerjasama dengan Statoil sebagai pihak yang memiliki teknologi untuk memisahkan CO2 dari kandungan gas. "Semua yang punya teknologi kita tertarik," kata Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno disela-sela acara 'Norwegian Indonesia Petroleum Seminar', Senin (12/02/2007) di hotel JW Marriot. Teknologi ini bisa diterapkan untuk memroses gas di blok Natuna D Alpha yang mempunyai kandungan CO2 tinggi. "Untuk macam-macam, di Natuna bisa," ujarnya. Selama ini pengelolaan blok Natuna membutuhkan biaya tinggi dan teknologi khusus karena kandungan CO2 yang mencapai 70 persen. Hal itu pula yang menjadi alasan ExxonMobil sebagai pengelola blok Natuna tak kunjung memroduksi. Padahal, kontrak Exxxon sudah berjalan lebih dari 20 tahun sejak 1985. Dan sejak kontrak Exxon atas Natuna dinyatakan putus, Natuna telah menjadi wilayah terbuka. Terkait hal ini, Pertamina sudah menyatakan minatnya untuk mengelola blok ini. Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, hingga hari ini proses negosiasi dengan Exxon masih berlangsung. "BP Migas masih negosiasi, belum lapor ke saya," ujarnya. Walaupun begitu, Pertamina sudah pasang ancang-ancang untuk bisa mengelola blok Natuna, termasuk menggandeng pihak yang memiliki teknologi untuk memisahkan CO2 dari kandungan gas. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads