SBY Undang Pemenang Nobel
Selasa, 20 Feb 2007 14:15 WIB
Solo - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengundang pemenang Nobel yang juga pendiri Grameen Bank Muhammad Yunus. SBY ingin bertukar pikiran dengan Yunus.Dalam kunjungan kerja di Desa Tegalrejo, Sawit, Boyolali, Selasa (20/2/2007), Presiden SBY mengungkapkan, dirinya telah menyampaikan undangan kepada pemenang Nobel Perdamaian asal Bangladesh itu.Yunus diundang ke Jakarta untuk diajak bertukar pikiran atas keberhasilannya meningkatkan ekonomi rakyat di Bagladesh, dengan menumpukan peningkatan ekonomi pada SDM perempuan.Tukar pikiran itu dinilai SBY penting mengingat Indonesia juga memiliki SDM perempuan sangat melimpah dan potensial untuk diberdayakan demi peningkatan ekonomi keluarga."Perempuan itu memiliki kelebihan yaitu mampu berhemat terhadap pendapatan yang diterima. Jika ibu rumah tangga mendapat hasil, suami dan anaknya ikut merasakan," kata SBY.Yunus meraih penghargaan Nobel perdamaian tahun 2006. Salah satu rival yang dikalahkan Yunus adalah Presiden SBY yang juga dinominasikan meraih penghargaan tersebut.Penghargaan itu diraih Yunus yang sukses mengembangkan kredit mikro untuk kaum miskin yang tidak mampu meminjam dari bank umum. Grameen Bank yang dirintis Yunus sejak tahun 1976, sukses memberikan kredit kepada kaum miskin di Bangladesh.Bank tersebut telah sukses memberikan pinjaman kepada 2,4 juta orang senilai US$ 3 miliar. Kesuksesan Yunus mengentaskan kemiskinan melalui kredit mikro itu setidaknya telah menginspirasi banyak negara.Kabar terbaru, Yunus masuk ke kancah politik dengan mendirikan partai. Yunus berharap masyarakat Bangladesh menghentikan pertikaian politik dan fokus untuk perbaikan ekonomi.
(qom/ir)











































