Pedagang Diminta Tak Sentuh Lagi Formalin dan Boraks

Pedagang Diminta Tak Sentuh Lagi Formalin dan Boraks

- detikFinance
Senin, 05 Mar 2007 12:47 WIB
Jakarta - Para pedagang mie ayam dan bakso diimbau tak lagi menggunakan bahan pengawet formalin dan boraks. Berdasarkan pengalaman di masa lalu, cukup lama untuk bisa memulihkan kepercayaan konsumen yang sempat runtuh akibat berita penggunaan bahan pengawet itu.Pesan tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat membuka Pelatihan Kewirausahaan bagi Pedagang mie ayam dan bakso di Balai Besar Pelatihan Ekspor Indonesia, Jalan S Parman, Jakarta, Senin (5/3/2007)."Kita masih ingat pengalaman tahun lalu, dimana isu formalin dan boraks mencuat dan berdampak pada turunnya penjualan mie ayam dan bakso. Untuk memulihkan kepercayaan masyarakat perlu waktu. Sebaiknya pedagang cari cara bagaimana menggunakan produk makanan yang lezat dan tidak menggunakan bahan berbahaya," pesan Mari.Untuk itu, Depdag dan Badan POM sudah membuat peraturan yang lebih ketat agar tidak terjadi lagi hal serupa. "Maka ibu-ibu dan bapak-bapak pedagang bertanggung jawab juga dalam penggunaan bahan makanan yang sehat," jelasnya. Tak lupa, Mari juga menyampaikan pujiannya kepada para pedagang baso dan mie ayam yang dinilainya telah membantu mengembangkan perekonomian karena bisa membuka lapangan kerja. Selain itu, pedagang mie ayam dan bakso juga dinilainya memberi kontribusi yang tidak kecil bagi industri. Saat ini di DKI Jakarta tercatat ada 75 ribu pedagang.Para pedagang juga dinilai Mari cukup berjasa karena telah menyumbang diversifikasi pangan sehingga mengurangi ketergantungan beras.Dalam kesempatan tersebut, panitia mengundang 3 pedagang mie ayam dan bakso yang cukup terkenal keenakannya. Mereka diadu soal kecepatan menyajikan bakso, dengan juri Mari Pangestu. Pemenangnya adalah seorang pedagang yang bisa menyajikan 4 mangkok bakso dalam tempo 6 menit. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads