Pipa SSWJ Mengalir, PGN Diharapkan Bayar Utang ke JBIC

Pipa SSWJ Mengalir, PGN Diharapkan Bayar Utang ke JBIC

- detikFinance
Minggu, 11 Mar 2007 13:35 WIB
palembang - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sudah menyalurkan gas melalui pipa SSWJ (South Sumatera-West Java). Namun PGN masih menyisakan utang sebesar US$ 400 Juta kepada JBIC (Japan International Bank Corporation) dari total nilai proyek sebesar US$ 1,1 miliar."Kalau sudah ada penjualan, berarti PGN dapat pendapatan sehingga itu bisa digunakan untuk bayar hutang," jelas Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di sela-sela acara penyaluran perdana gas melalui pipa SSWJ di Pagardewa, Palembang, Minggu (10/3/2007)."Saya tadi dapat laporan pembayarannya itu dilakukan selama 8 tahun ," tambah Purnomo. Sedangkan kebutuhan dana lainnya dipenuhi melalui penerbitan obligasi, IPO dan dana internal PGN.Pemerintah optimis, penyaluran gas ini mampu mengurangi subsidi BBM hingga Rp 10 triliun per tahun. Karena volume gas Pagardewa-Cilegon sebesar 250 mmscfd dan Grisik-Rawa Maju sebesar 400 mmscfd nantinya akan setara dengan 6,5 juta kiloliter minyak tanah.Dengan bisa menggantikan 6,5 juta kl minyak tanah, maka juga bisa mengurangi subsidi pemerintah sekitar Rp 10 triliun. "Proyek ini menyerap tenaga kerja baru. Sejak dimulai, sudah menyerap sekitar 9000 tenaga kerja," ujar Wakil Gurbenur Sumsel Herman Mahyuddin MS.Ditempat yang sama, Meneg BUMN Sugiharto mengingatkan, kedepan PGN menjaga keterbukaan informasi tentang kondisi perusahaan dan proyeknya. "Jangan lagi terulang keterlambatan informasi ke publik karena setiap keterlambatan mengandung konsekuensi yang serius," ujar Sugiharto. (arn/ken)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads