Wolfowitz Kembali Dikecam
Selasa, 13 Mar 2007 11:42 WIB
Washington - Setelah mendapat ejekan karena 'skandal kaos kaki bolong', Presiden Bank Dunia Paul Wolfowitz kini mendapat kecaman karena dinilai tak jelas visinya. Posisi Wolfowitz di Bank Dunia pun terancam.Wolfowitz dianggap terlalu fokus kampanye memberantas korupsi terhadap proyek-proyek Bank Dunia, sehingga melupakan visi Bank Dunia untuk membantu kaum miskin.Debat atas visi Wolfowitz itu semakin mengerucut setelah International Development Association (IDA), yang merupakan anak usaha Bank Dunia untuk menolong negara-negara miskin mempertanyakan komitmen Wolfowitz.Kaum anti kemiskinan menuduh Wolfowitz mengabaikan tradisi fokus Bank Dunia dalam aktivitasnya membantu bidang pendidikan dan kesehatan untuk rakyat miskin.Kegerahan atas visi Wolfowitz itu mengemuka dalam pertemuan Dewan Bank Dunia Januari lalu. Dalam video hasil pertemuan yang dilansir Fox News dan dikutip oleh AFP, Selasa (13/3/2007), perwakilan dari Perancis dan Swiss menyebut Wolfowitz 'kehilangan kesempatan'.Sementara perwakilan dari Kanada dan Cina mengeluh tentang anggaran Bank Dunia yang tidak akan bisa didiskusikan tanpa daftar prioritas strategis. Perwakilan AS, yang notabene 'sekutu' Wolfowitz pun bahkan merasa perlu mengklarifikasi misi dari mantan arsitek perang Irak itu.Seluruh anggota Dewan Bank Dunia sebetulnya sepakat dengan gagasan anti korupsi Wolfowitz. Namun mereka menilai, gagasan itu sebaiknya tidak 'berada didepan dan pusat'."Wolfowitz sudah 21 bulan (di Bank Dunia) dan kami masih belum tahu apa yang ingin ia lakukan terhadap Bank Dunia," kritik seorang ahli dalam pembuat kebijakan pembangunan. Bagaimana komentara Wolfowitz atas semua kritikan tersebut? "Untuk Bank Dunia, Afrika adalah prioritas utama karena kebutuhannya dan tantangan besar yang dihadapinya," ujar Wolfowitz sebelum bertolak ke Afrika.
(qom/ir)










































