Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Turun Rp 1.000

Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Turun Rp 1.000

- detikFinance
Kamis, 05 Apr 2007 12:47 WIB
Jakarta - Datangnya musim panen raya membuat harga beras turun drastis di awal April ini. Penurunan harga bervariasi dari Rp 150-1.000 per kilogram (kg) dibanding bulan Maret. Target pemerintah untuk menurunkan harga beras IR 64 kualitas III menjadi Rp 4.300/kg tercapai sejak awal April.Berdasarkan data di Pasar Induk Beras Tjipinang (PIBC) yang merupakan barometer harga beras nasional, puncak harga beras terjadi pada minggu pertama bulan Maret 2007. Harga beras Cianjur Kepala Rp 7.200/kg, Cianjur Slyp Rp 6.900/kg, Setra Rp 6750/kg Saigon Bandung Rp 6300/kg, Muncul I Rp 6.100/kg, Muncul II Rp 5.900/kg, Muncul III Rp 5.600/kg, IR 64-I Rp 6.000/kg, IR 64-II Rp 5.700/kg dan IR 64-III Rp 5.000/kg.Sedangkan pada 5 April 2007, harga beras Cianjur Kepala Rp 7.050/kg, Cianjur Slyp Rp 6.450/kg, Setra Rp 6.250/kg, Saigon Bandung Rp 5.900/kg, Muncul I Rp 5.250/kg, Muncul II Rp 4.950/kg, Muncul III Rp 4.500/kg, IR 64-I Rp 5.050/kg, IR 64-II Rp 4.700/kg, IR 64-III Rp 5.000/kg. Menurut Kepala Seksi Monitoring PT Food Station Tjipinang Jaya, Nurul Shantiwardhani ketika dihubungi detikfinance, Senin (5/4/2007) menyatakan, turunnya harga disebabkan mulai normalnya pasokan beras ke PIBC karena datangnya musim panen."Pasokan dari sentra beras seperti Karawang, Cirebon, Bandung, Cianjur serta dari Jateng terus naik, sedangkan dari Jatim pasokan masih kecil," kata Nurul.Pasokan beras dari Karawang pada hari inimencapai 576 ton, Cirebon 726 ton dan Bandung 258 ton, Cianjur 50 ton sedangkan Jateng 599 ton. Sementara sebelumnya dari Karawang hanya 148 ton, Cirebon, 184 ton, Bandung 23 ton dan Cianjur 8 ton. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads