SBY akan Hadiri Forum Ekonomi Islam Dunia di Malaysia
Kamis, 05 Apr 2007 17:32 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memastikan akan menghadiri World Islamic Economic Forum di Kuala Lumpur. Sidang tahunan itu akan dilangsungkan pada 28-29 Mei 2007."Presiden menyatakan kesediaan menghadiri acara sebagai tamu kerhormatan," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal.Hal atersebut ia sampaikan pada wartawan usai mendampingi Presiden SBY menerima Datok Musa Hitam, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4/2007) sore. Maksud kedatangan presiden The World Islamic Forum (WIF) itu adalah menyampaikan undangan kehormatan acara World Islamic Economic Forum.Datok Musa Hitam berharap Presiden SBY, dalam konferensi WIF nanti berbagi pengalaman Pemerintah RI membangun warganya -khususnya Muslim- yang sebagian besar telah begitu lama tertinggal. Tantangan tersebut kini dihadapi sebagian besar negara-negara Islam."Ini ada peluang untuk menjelaskan pada dunia bahwa kita tidak hanya dunia Muslim. Tapi bagaimana kita sebagai Muslim yang berfikir dan berjuang untuk membangun," tandasnya.Lebih lanjut mantan perdana menteri Malaysia itu menjelaskan, konferensi WIF yang ketiga tersebut bertujuan meningkatkan kerjasama antar negara-negara anggota OKI dalam bidang ekonomi. Karenanya, bukan hanya kalangan pemerintah yang menghadirinya, tapi juga dunia usaha.Tapi WIF sama sekali tidak ditujukan untuk menyaingi forum-forum ekonomi tingkat dunia yang sudah ada. Perhatian utama WIF adalah pengembangan kelompok usaha kecil dan menengan di negara-negara berpenduduk mayoritas Islam."Ini lebih memberi makna pada kami sebagai suatu organisasi yang bertanggung jawab pada tumpuan pembangunan ekonomi," sambungnya.
(lh/qom)










































