Imbangi India dan Cina, Integrasi ASEAN Dipercepat

Imbangi India dan Cina, Integrasi ASEAN Dipercepat

- detikFinance
Senin, 09 Apr 2007 16:08 WIB
Jakarta - Tak mau ketinggalan daya saingnya, ASEAN mempercepat integrasi ekonomi ASEAN menjadi tahun 2015. Sedianya integrasi ekonomi ASEAN ini ditargetkan pada tahun 2020. Percepatan tersebut dimaksudkan untuk mengimbangi perekonomian India dan Cina yang tumbuh dengan cepat. Demikian disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu, di Gedung E Depkeu, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (9/4/2007). "ASEAN menghadapai suatu kompetisi yang cepat dengan India dan China, sehingga 2020 itu tidak akan bisa mengejar percepatan perekonomian di India dan Cina, sehingga perlu dipercepat," ujar Anggito. Dipaparkan Anggito, percepatan integrasi ekonomi ASEAN yang diberi nama ASEAN Economic Community merupakan salah satu hasil kesepakatan pertemuan Menteri Keuangan ASEAN ke-11 2007 di Chiang Mai, Thailand pekan lalu. Anggito menjelaskan, dalam pertemuan tersebut juga membahas mengenai pasar obligasi, perpajakan, kepabeanan antar negara-negara ASEAN, serta sektor keuangan non perbankan seperti asuransi dan dana pensiun. "Itu juga suatu area baru dalam kerjasama ekonomi ASEAN," sambung Anggito. Lebih lanjut Anggito menjelaskan untuk perpajakan dan kepabeanan akan dilakukan harmonisasi terhadap masing-masing negara. Harmonisasi yang dimaksud bukanlah penyeragaman tarif, namun lebih kepada klasifikasi prosedurnya. "Diseragamkan kan tidak mungkin. Negara seperti Indonesia yang begitu banyak pulaunya tak bisa disamakan dengan Laos, yang tidak ada lautnya," jelas Anggito. (hdi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads