Mahathir: Proton Harus Dijual ke Investor Lokal
Kamis, 19 Apr 2007 10:08 WIB
Jakarta - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, yang juga duduk sebagai penasehat Proton meminta pemerintah agar tidak menjual perusahaan mobil itu ke investor asing.Mahathir menginginkan investor lokal didahulukan untuk membantu krisis keuangan di perusahaan mobil nasional Malaysia itu.Menurut Mahathir masalah utama Proton saat ini bukanlah melakukan penjualan kepada asing tetapi bagaimana mengganti orang-orang di manajemen yang kualitasnya buruk."Pada satu waktu Proton pernah memiliki dana tunai hingga 4 miliar ringgit. Itu cukup untuk membangun pabrik baru senilai 1,8 miliar ringgit tanpa meminjam dari bank atau suntikan dari pemerintah, tapi itu tidak dilakukan perusahaan pemerintah itu pada masa lalu," kata Mahathir seperti dikutip dari Bernama, Kamis (19/4/2007).Buruknya kinerja Proton juga terlihat dari kerugian lebih dari 70 persen para dealer akibat anjloknya penjualan.Untuk mengatasi itu lanjut Mahathir, dealer dibolehkan menjual mobil merek lain meski keputusan ini bisa membunuh pasar Proton.Mahathir menilai, merosotnya penjualan dan kondisi pasar otomotif yang tidak kondusif telah membuat Proton sulit melakukan kerja sama dengan perusahaan lain.Pemerintah Malaysia yang memiliki 43 persen saham Proton melalui Khazanah Nasional Bhd, kini tengah melakukan pembicaraan dengan Volkswagen AG dan General Motors Corp.Namun pembicaraan tersebut berlarut-larut dan molor dari target dari rencana penyelesaian semula akhir Maret lalu.
(ir/qom)











































