Utang Indonesia Lunas, Pendapatan IMF Hilang 30%

Utang Indonesia Lunas, Pendapatan IMF Hilang 30%

- detikFinance
Jumat, 20 Apr 2007 16:04 WIB
Jakarta - Dana Moneter Internasional (IMF) mengalami kehilangan pendapatan hingga 30 persen setelah Indonesia melunasi seluruh utangnya pada tahun lalu. Indonesia merupakan salah satu klien terbesar di IMF.Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah, saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran 3 buku yang dikeluarkan BI yang berjudul 'IMF dan Stabilitas Keuangan Internasional, Integerasi Keuangan di Asia Timur, dan Kerjasama Perdagangan Internasional', di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (20/4/2007)."Setelah Indonesia melunasi utangnya, 30 persen pendapatan IMF berkurang, banyak fasilitas IMF yang dikuranagi, terimakasih kepada Indonesia yang sudah membayar utang," ujarnya sambil tersenyum.Reformasi ditubuh IMF sudah nyaring dibunyikan beberapa pihak dan direspons positif oleh IMF sendiri. Soal reformasi IMF tersebut, Burhanuddin mengaku sempat bertemu dengan Ketua Tim Restrukturisasi IMF Andrew Crocket, dalam pertemuan tahunan IMF di Singapura pada September tahun lalu. Dalam pertemuan tersebut Crocket mengajaknya bermain golf.Lalu Burhanuddin menceritakan dialog dengan antara dirinya dengan Crocket."Croket bertanya, kira-kira harus dibagaimanakan IMF ini, saya bilang dijadikan konsultan saja. Saya waktu itu tidak tahu dia itu ternyata ketua tim restrukturisasi IMF," urai Burhanuddin.Namun menurut Burhanuddin, ocehannya itu ditanggapi positif Crocket, dan ia sempat diundang untuk bermain golf disela-sela spring meeting IMF di Washington pada pekan lalu.IMF dibentuk setelah perang dunaia II yang tujuannya untuk menjaga stabilitas keuangan internasional khususnya neraca pembayaran. Kiprah IMF sempat naik turun dan juga sempat menjadi kontroversi termasuk di Indonesia. (hdi/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads