Sukuk Bisa Percepat Pendanaan Monorel

Sukuk Bisa Percepat Pendanaan Monorel

- detikFinance
Rabu, 25 Apr 2007 15:31 WIB
Jakarta - Meski sudah ada komitmen dari Dubai Isalmic Bank untuk mendanai proyek proyek monorel Jakarta dibangun oleh konsorsium PT Jakarta Monorail (JM) namun hingga kini masih belum ada kepastian kapan pencairan dana tersebut.Belum adanya obligasi syariah atau sukuk dari pemerintah telah membuat investor Timur Tengah termasuk Dubai Islamic Bank masih belum berani mengucurkan dananya."Bukannya dia mengkhianati kita, Dubai Islamic Bank itu. Akhirnya ya sistemnya tidak ketemu, kecuali kita punya UU Sukuk. Saya juga akhirnya dengan bank-bank lain di Timur Tengah ya kalau bisa mereka investasi lah," kata Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Hal ini disampaikan Sutiyoso di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2007). Untuk itu, menurut Sutiyoso, harus segera dibuat UU Sukuk. "Malaysia sudah punya, lama. Thailand juga," kata pria yang akrab disapa Bang Yos ini. Dikatakan dia, Jakarta Monorel harus berjalan. "Jadi harus saya tuntun terus pertemuan monorel sedang berjalan, nanti kalau ada hambatan mungkin aku turun tangan lagi. Sekarang kan hanya dihitung kembali dan harganya rendah," terang Sutiyoso. Dalam kesempatan itu, Sutiyoso mengatakan Wapres Jusuf Kalla pun yakin bank-bank luar negeri akan membiayai monorel. "Kemarin juga saya singgung soal monorel. Oleh wapres yakin sekali itu bisa didanai oleh bank-bank luar negeri," kata Sutiyoso yang mendampingi warga TAS korban lumpur Lapindo bertemu Kalla.Pembangunan proyek monorel Jakarta dibangun oleh konsorsium PT Jakarta Monorail (JM) yang semula rencananya akan menggandeng Dubai Islamic Bank (DIB) untuk proyek investasi senilai US$ 500 juta. Monorel Jakarta terdiri dari dua jalur yaitu jalur hijau (green line) sepanjang 14,275 km dengan 16 stasiun mulai Komdak hingga Satria Mandala. Serta jalur biru (blue line) sepanjang 9,725 km dengan 11 stasiun mulai dari Kampung Melayu sampai Roxy. (aan/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads