IMF akan Defisit Rp 1,5 Triliun
Selasa, 01 Mei 2007 09:45 WIB
Washington - Dana Moneter Internasional (IMF) diprediksi akan mengalami defisit hingga US$ 165 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun, yang berarti lebih buruk dari ekspektasi sebelumnya. Dalam proyeksi semula, IMF akan mengalami defisit sebesar US$ 107 juta atau sekitar Rp 963 miliar dalam tahun fiskal yang dimulai 1 Mei 2007. Jika tanpa perubahan, defisit IMF pada tahun fiskal 2008 akan mencapai US$ 224 juta. Melebarnya defisit ini dipicu oleh rendahnya penyaluran kredit dan juga pembayaran yang lebih cepat dari sejumlah negara, termasuk Indonesia."Turunnya pendapatan terutama merefleksikan penurunan outstanding kredit IMF dalam jumlah yang lebih besar dari ekspektasi semula. Demikian juga karena adanya pembayaran yang lebih cepat dari sejumlah negara anggota selama tahun fiskal 2007," demikian pernyataan dari IMF seperti dikutip dari AFP, Selasa (1/5/2007).Sementara tingkat pengembalian investasi IMF juga lebih rendah dari perkiraan, yang berarti rendahnya yield dari obligasi.IMF menyatakan, defisit itu akan segera ditutup dari cadangan yang dimilikinya. Saat ini cadangan devisa IMF masih berjumlah US$ 9 miliar dalam bentuk emas dan tunai. IMF memiliki lebih dari 3.200 metrik ton emas sebagai bagian dari upaya memperkuat finansial. Namun IMF sudah mengungkapkan niatnya untuk menjual sejumlah cadangan emas dan menginvestasikan uang tunainya untuk menambah pendapatan. Kendati mengalami defisit, IMF tidak berniat untuk meningkatkan pemberian pinjaman kepada negara-negara anggotanya. IMF sedang memikirkan alternatif investasi lainnya. Seiring membaiknya perekonomian, sejumlah negara yang pernah menjadi debitor IMF semakin banyak yang melunasi utangnya. Negara-negara bekas debitor IMF yang sudah melunasi utangnya ke IMF antara lain Argentina, Brasil, Indonesia dan Filipina. Indonesia tercatat melunasi seluruh utangnya ke IMF pada Oktober 2006. Indonesia melunasi utangnya ke IMF dalam dua tahap, yakni US$ 3,75 miliar pada Juni 2005 dan US$ 3,2 miliar pada Oktober 2006.
(qom/ir)











































