Boediono: Utang Swasta Aman
Jumat, 11 Mei 2007 11:26 WIB
Jakarta -
Pemerintah menilai jumlah utang swasta saat ini masih dalam batas aman. Untuk itu, pemerintah belum berniat untuk membatasi jumlah utang swasta."Sementara ini (utang swasta) masih dalam batas aman," jelas Menko Perekonomian Boediono usai menggelar pertemuan rutin di Gedung E Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (11/5/2007).Hadir dalam kesempatan tersebut, Menkeu Sri Mulyani, Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menneg BUMN Sofyan Djalil.Gubernur BI Burhanuddin Abdullah sebelumnya memperingatkan bahwa jumlah utang luar negeri swasta terancam over exposure alias melebihi ambang batas. Burhanuddin menyarankan agar utang-utang luar negeri swasta itu dimonitoring dan diawasi."Aturan pembatasan belum kita pikirkan, kita hanya monitor dan menyiapkan rambu-rambu. Yang penting itu. Kalau monitoring sedang kita koordinasi dengan BI," jelas Boedion. Menurut Boediono, monitoring utang swasta itu akan dikoordinasikan antara pemerintah dengan BI. "BI punya banyak saluran monitoring, dari segi perbankan, keuangan. Dan kita lihat dari sisi Depkeu juga ada jalur-jalur untuk memonitor yang lewat pasar modal. Itu akan kita satukan," urainya.Boediono menegaskan, utang swasta tetap dibutuhkan karena kebutuhan dana untuk pengembangan usaha.
(qom/ir)










































