Harga Minyak Goreng Diharap Turun Jadi Rp 6.500
Jumat, 11 Mei 2007 12:04 WIB
Jakarta - Harga lelang minyak sawit mentah (CPO) turun US$ 30 dolar. Penurunan harga lelang CPO diharapkan bisa menekan harga OP Minyak goreng menjadi Rp 6.500.Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Mari E Pangestu usai breakfast meeting di Gedung E Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (11/5/2007)."Laporan beberapa hari yang lalu, sudah mulai turun harga lelang CPO dari US$ 690 per ton menjadi US$ 660. Itu yang jadi bahan baku adalah prosesor minyak goreng. Mereka juga sudah komit untuk menekan cost processing pada end cost sehingga nanti menjualnya bisa jadi Rp 6.500 saja," ujarnya.Meski operasi pasar minyak goreng tak kunjung bisa menurunkan harganya, namun menurut Mari langkah tersebut akan diteruskan."Jadi ada yang langsung ke pasar dijual dengan Rp 6.900, di beberapa tempat, dan di daerah tertentu memang tidak banyak yang ambil. Tapi di daerah lain diserap total. Ini akan kita teruskan," ujarnya.Meski penurunan harga belum terlihat signifikan khususnya harga minyak curah, tapi di beberapa tempat sudah ada penurunan."Tapi belum besar, baru Rp 25-100. Ini akan kita teruskan karena butuh waktu karena ini baru berjalan satu minggu. Akhir bulan kita evaluasi lagi," ujarnya.
(ddn/qom)










































