BPS: Jangan Dianggap Pertumbuhan 6% Itu Hebat
Selasa, 15 Mei 2007 16:21 WIB
Jakarta - Meski pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2007 mencapai 6 persen secara year on year, namun angka tersebut dinilai masih belum cukup. Pemerintah masih harus kerja keras untuk mencapai angka 6,3 persen tahun ini.Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Selasa (15/5/2007)."Angka pertumbuhan year on year yang 6 persen itu sudah defisit untuk target pemerintah yang 6,3 persen, Jangan dianggap 6 persen itu hebat, itu masih defisit," ujar Rusman.Sebab, lanjut Rusman, untuk mencapai 6,3 persen pada tahun 2007, maka pada triwulan II dan selanjutnya pertumbuhan harus diatas 6,3 persen.Rusman meyakini pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2007 akan lebih baik. Sementara sektor yang masih tumbuh adalah pertanian perdagangan dan industri. Ekspansi fiskal dari pemerintah juga diyakini akan mendorong pertumbuhan. "Saya yakin ekspansi fiskal akan besar-besaran," ujarnya.Rusman mengatakan berdasarkan hasil laporan yang dia baca, faktor eksternal pada 2007 ini relatif turun dari 2006."Saya cuma baca report, saya kan nggak keliling dunia kalau pantura OK lah. Yang kita sikapi bagaimana ekonomi Jepang, AS, Singapura dan ASEAN, karena ekspor kita sebagian besar ke sana," ujarnya.
(ddn/qom)











































